Selasa, 31 Mei 2016

Ramadan, Tempat Hiburan Malam Dilarang Beroperasi

MAYANGAN - Keberadaan tempat hiburan malam di Kota Probolinggo kembali jadi sorotan. Majelis Ulama Indonesia (MUI) kota setempat meminta agar sejumlah tempat hiburan malam itu ditutup selama bulan Ramadan. MUI beralasan, hal itu untuk menjaga kekhusyukan umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.

“Ini (penutupan hiburan malam selama Ramadan) merupakan desakan dari masyarakat yang disampaikan kepada MUI,” ujar KH. Nizar Irsyad, ketua MUI Kota Probolinggo, setelah menggelar pertemuan dengan Wali Kota, kemarin.

Tidak hanya tempat hiburan malam yang jadi sorotan. MUI juga meminta beberapa tempat keramaian yang kerap disalahgunakan oleh remaja untuk maksiat dilarang beroperasi mulai Magrib sampai selesai Tarawih. “Contohnya seperti Taman Maramis yang sering disalahgunakan anak-anak muda. Kami berharap, di luar Ramadan juga dibatasi pengunjungnya sampai jam 21.00 saja,” jelas Nizar.

Baca selengkapnya

Pemkab Probolinggo Raih Opini WTP Tiga Tahun Beruntun

SIDOARJO - Penerapan sistem akrual yang sempat jadi kendala Pemkab Probolinggo, akhirnya bisa diatasi. Hal itu terlihat dari keber hasilan pemkab setempat mempertahankan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK yang sudah diraih dua tahun terakhir.

Kabupaten setempat pun jadi salah satu dari 24 daerah yang menerima WTP di Jatim pada tahap II, kemarin (31/5). Bupati Puput Tantriana Sari datang langsung untuk menerima penghargaan ini di kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pewakilan Jatim, di Sidoarjo.

Tantri didampingi sejumlah pejabat, seperti Wakil Ketua DPRD Musayyib Nahrowi, Kepala DPKD Tanto Walono, Kepala Inspektorat Soeparwiyono, Kepala Dinkop UKM Santiyono, dan Kabag Kominfo Yulius Christian. Kabupaten Probolinggo menerima predikat WTP ketiga kalinya karena dianggap mampu menjalankan pengelolaan keuangan yang transparan. Serta, pe...

Tersandung Narkoba, Kepala Desa Karangren Dinonaktifkan

KREJENGAN - Kepala Desa Karangren, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Kemas Sulaiman Nangcik alias Nanang, resmi diberhentikan sementara. Kepala desa yang tersangkut kasus peredaran narkoba itu, di nonaktifkan dari jabatannya, sejak Sabtu (25/5).

Untuk sementara, posisinya diisi oleh sekretaris desa setempat, Gusairi yang berfungsi sebagai pelaksana tugas (Plt). Kabag Pemerintahan Pemkab Probolinggo Edi Suryanto mengatakan, surat keputusan (SK) pemberhentian kades Karangren, diberikan pada 25 Mei. Sedangkan, SK penunjukan Plt turun pada 27 Mei lalu.

Menurutnya, pemberhentian Nanang hanya bersifat sementara hingga diketahui apakah ia diputus bersalah atau tidak oleh Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan. Kata Edi, ada dua hal yang menjadi alasan pemberhentian sementara Nanang.

Pertama, kasus itu sudah masuk dalam register perkara di PN. Serta, an...

Curah Hujan Tinggi, Pendakian Gunung Arjuno-Welirang Tetap Buka

UPT Tahura Nilai Masih Aman

PRIGEN - UPT Tahura R. Soerjo tetap membuka jalur pendakian gunung Arjuno-Welirang di Kabupaten Pasuruan, meskipun  intensitas curah hujan sedang tinggi, sepekan  terakhir. Sebab, kondisi di lapangan dinilai  aman untuk pendakin ke dua puncak gunung tersebut.

“Jalur pendakian Arjuno dan Welirang tetap kami buka untuk umum. Sejauh ini,  tidak ada penutupan. Meskipun, curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir,” terang Agus Budi Utomo, koordinator objek wisata alam UPT Tahura R. Soerjo saat ditemui di kantornya, kemarin (31/5).

Pertimbangannya, karena hujan yang turun tidak disertai badai atau angin kencang. “Intensitas curah hujan memang tinggi, tapi tidak disertai badai atau angin kencang. Baik di lereng gunung ataupun puncak. Jadi, Insya Allah aman untuk pendakian,” lanjutnya.

Me...

Perpanjangan Penahanan Telat, Tiga Terdakwa korupsi Pengadaan Traffic Light Bebas

PURWOREJO - Tiga terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan traffic light (TL) Kota Pasuruan tahun 2012, kini menghirup udara bebas. Padahal,  perkara hukum ketiganya belum inkracht. Ketiga terdakwa yang banding usai divonis penjara  2 tahun 6 bulan pada 30 Maret lalu itu, bebas demi hukum. Sebab, sampai dengan batas waktu masa penahanan, Lapas Klas II B Pasuruan belum menerima surat perpanjangan penahanan ketiganya.

Ketiga terdakwa itu adalah Didik Rame Dwi Wibowo (eks Kadishub yang saat ditangkap jadi staf ahli bidang hukum dan politik di Pemkot Pasuruan), Erwin Hamonangan (eks kabid angkutan darat di Dishub yang sempat menjadi kepala kantor arsip dan perpustakaan Kota Pasuruan), dan Istriyono (staf di Dishub).

Ketiganya meninggalkan Lapas pada 7 April lalu. Itu artinya, sudah lebih dari sebulan ini mereka menghirup udara bebas. Kepala Lapas Klas II B Pasuruan Winarsangka mengatakan, ...

Bawa SS, Oknum Polisi Dibui

BANGIL - Herry Juliono, 46, anggota polisi yang tiap harinya berdinas di Polsek Bangil, kini harus melewati hari-harinya di sel tahanan. Ia ditahan setelah kedapatan membawa narkoba jenis sabu-sabu beserta peralatannya.

Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, penangkapan oknum polisi berpangkat Aipda itu, dilakukan Senin (30/5)  lalu. Penangkapan itu bermula  dari giat penegakan ketertiban dan kedisiplinan anggota yang  dilakukan Sie Propam Polres Pasuruan, sekitar pukul 11.00.

Dalam giat tersebut, petugas Propam Polres Pasuruan dibantu Sie Prominal Polda Jatim. Sejumlah petugas tak hanya memfokuskan kegiatan tersebut di Mapolres Pasuruan. Tetapi, di Polsek Bangil. Polsek Bangil dipilih karena  memang diduga ada anggota yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

Hal itulah yang mendorong  pihak Propam Polres Pasuruan  dan pihak perwakilan  Po...

Senin, 30 Mei 2016

Ramadan, Hiburan Malam Boleh Buka

KRAKSAAN - Para pengusaha tempat hiburan malam dan warung makanan di Kabupaten Probolinggo, masih bisa bernapas lega. Sebab, mereka masih bisa beroperasi selama Ramadan 1437 Hijriah yang kurang sepekan lagi.

Keputusan itu dihasilkan Forum Kerukunan Umat Beragama  (FKUB) Kabupaten Probolinggo,  dalam rapat koordinasi (rakor)  menjelang Ramadan, kemarin (30/5). Rakor yang digelar di  Gedung Islamic Center Kraksaan,  itu dihadiri sejumlah pihak.

Tak hanya tokoh lintas agama, ada juga perwakilan dari Polres  Probolinggo, Kodim 0820, dan   Satpol PP. Serta, perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI)   Kabupaten Probolinggo.  Ketua FKUB Kabupaten Probolinggo Idrus Ali mengatakan, koordinasi  itu berupa nota kesepakatan   antara FKUB dan tokoh-tokoh agama baik Islam, Kristen, dan Konghucu.

Tujuannya, agar umat Islam khusyuk beridabah sebulan penuh. Men...

Jumlah Warga Miskin Bertambah 2.564 Jiwa

Berdasarkan Permohonan SKTM

PROBOLINGGO - Jumlah warga miskin di Kota Probolinggo bertambah.  Hal itu, merujuk pada verifikasi yang dilakukan Bappeda  setempat. Indikatornya berdasarkan  jumlah Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh kelurahan.

“Berdasarkan hasil verifikasi memang ada penambahan warga  miskin. Bertambah sebanyak 2.564 jiwa. Sedangkan untuk KK bertambah 1.578,” ujar Kabid Sosial Budaya Bappeda Muhammad Son Hadji. Pemkot memang  memberi peluang warga miskin  yang tidak terdata oleh BPS untuk  dapat SKTM.

“Asalkan secara faktual di lapangan memenuhi kriteria BPS,  bisa mendapatkan SKTM. Berdasarkan SKTM yang dikeluarkan oleh kelurahan ini, kami melakukan  verifikasi,” jelasnya.  Namun, tidak hanya ada penambahan jumlah warga miskin,  kami juga mencatat adanya  penurunan jumlah warga miskin.

Baca selengkapnya

Diduga Sopir Stroke, Truk Tronton Tabrak Honda Jazz

DRINGU - Pengunjung Pasar Bawang, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, dikejutkan dengan kecelakaan lalu lintas tepat di depan pasar. Kemarin (30/5), sebuah truk tronton mendadak menabrak mobil Honda Jazz dan pembatas jalan.

Diduga, Rofi’i, 65, sopir truk asal Sidoarjo, itu jatuh karena mendadak  stroke saat mengemudi. Syukur, tak sampai ada korban jiwa dalam kecelakaan sekitar pukul 12.30 WIB  itu. Namun, Honda Jazz bernopol  N 1965 NQ mengalami kerusakan cukup parah.

Informasinya, kala itu truk tronton yang dikemudikan Rofi’i itu melaju dari timur dengan kecepatan sedang. Sesampai di lokasi tempat kejadian  perkara (TKP), truk itu mendadak oleng ke kiri dan menabrak bagian   belakang mobil Honda Jazz dan  pembatas jalan.

Harno, 55, pemilik mobil Honda Jazz mengaku, saat terjadi tabrakan  dirinya tengah membeli bawang. Mobilnya diparkir di dek...

Mobil Rombongan Umrah Tabrak Bus

Korban Sempat “Ditolak” Rumah Sakit

GRATI - Peristiwa kecelakaan yang melibatkan mobil Isuzu Panther memuat rombongan dengan bus Rasa Sayang, terjadi  di jalan raya Ngopak, Grati, pagi kemarin.  Akibat kecelakaan itu, sekitar 10 penumpang mengalami  luka-luka dan harus dirujuk ke  tempat   medis.

Seluruh korban rombongan jamaah yang  hendak  menuju Situbondo itu, ada yang  dibawa  ke Puskesmas Grati, Rejoso, Nguling, maupun ke RSUD dr R Soedarsono. Namun,  korban yang mengalami luka-luka sempat  ditolak saat dibawa ke RSUD dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan, meskipun akhirnya para  korban kemudian diterima.

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 05.30   tersebut, berawal saat mobil Panther nopol N 1554 NT yang dikemudikan oleh Amir Ma’ruf, 37, warga Asembagus, Situbondo,  melaju dari arah barat ke timur. Saat itu minibus hendak mengantarkan jamaah  umr...

Air di Sumber Langsih Mendadak Jadi Pink

Masuk Area Pabrik Kulit

KADEMANGAN - Sejumlah petani di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, beberapa  hari terakhir ini resah. Sebab, sumber air  yang selama ini mereka manfaatkan jadi irigasi sawah kondisinya tercemar.

Kelompok Tani Sinar Harapan pun melaporkan kondisi itu ke DPRD setempat. Dari laporan itu, kemarin Komisi C DPRD setempat menggelar hearing yang menghadirkan sejumlah pihak. Yakni, perwakilan pabrik kulit CV Sumber Setia Jaya Abadi yang diduga telah mencemari sungai, kelompok tani, BLH, Badan Perizinan,  serta pihak kecamatan.

Hearing itu pun ditindaklanjuti dengan mengunjungi langsung lokasi pabrik yang ada di Jalan Kerinci, Kelurahan Pilang. Umar, salah satu anggota Kelompok  Tani Sinar Harapan mengatakan,  sebelum ada pabrik pengolahan kulit, air irigasi di kawasan  setempat bersih. Baca selengkapnya

Kuras Sumur, Tiga Warga Pasuruan Tewas

REMBANG - Agenda bersih-bersih sumur di Dusun Krajan, Desa Oro-oro Ombo Wetan, Kabupaten Pasuruan, pagi kemarin berujung dengan tragedi memilukan. Tiga orang meregang nyawa di dasar sumur usai menghirup gas dari mesin diesel yang digunakan untuk memompa sumur.

Mereka tewas bergantian, setelah berusaha saling menyelamatkan. Ketiga korban tewas itu; Didik Isdayanto, 35; Junaidi, 30; dan Sunaiyah, 33. Junaidi dan Sunaiyah, merupakan saudara kandung yang tinggal di Dusun Krajan, Desa Oro-oro Ombo Wetan.

Sementara, Didik Isdayanto, merupakan  penggali sumur yang tinggal didusun setempat. Ia masih memiliki hubungan kerabat dengan  dua korban lainnya. Tragedi memilukan tersebut, berlangsung sekitar pukul 09.30 (30/5).

Kejadian itu bermula saat Didik Isdayanto, diminta untuk menggali sumur oleh Suwarno, 40. Suwarno merupakan suami  dari Sufa, 35, yang tak ...

Minggu, 29 Mei 2016

Cegah Kemacetan, Jembatan Randumerak Mulai Digarap

PAITON - Semula, perbaikan Jembatan Randumerak Lama, di Desa Randumerak, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, akan diperbaiki mulai bulan depan. Namun, ternyata lubang di tengah jembatan yang melintang di atas Kali Pancarglagas itu, sudah mulai diperbaiki.

Perbaikan itu mulai dilakukan sejak Sabtu (28/5) lalu. Informasinya,  perbaikan jembatan itu dilakukan lebih awal untuk mencegah terjadinya kemacetan  lalu lintas. Apalagi, mendekati musim mudik Hari Raya Idul Fitri.

Koordinator Pengawas Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) V Surabaya Ari Subadra mengatakan,  perbaikan Jembatan Randumerak serupa dengan Jembatan Pajarakan. Perbaikan sendiri akan dilakukan pada struktur lantai jembatan karena pelat bondexnya mulai keropos.

Pihak BBJN V akan memperbaikinya  dengan mengganti tulangan aspal. Kemudian, akan dilanjutkan dengan mengecor beton di bagian ...

Kemeriahan Festival Kesenian Pantai Utara Jawa Timur

PANGGUNGREJO - Ratusan warga Kota Pasuruan kemarin (29/5) memadati sekitar Jalan Pahlawan Kota Pasuruan untuk menyaksikan parade Festival Kesenian Pantai Utara (FKPU) Jawa Timur. Dalam festival itu, 14 daerah  di kawasan pesisir Jawa Timur menampilkan aneka kekayaan budayanya masing-masing.

Kabupaten Lamongan misalnya yang menampilkan salah satu  budaya andalannya, jaranan. Rombongan dari kabupaten ini membawa  jaran asli yang sudah dihias  dan lantas dinaiki oleh seorang  bocah yang menunjukkan kepiawaian menunggangi kuda.

Sementara Kabupaten Tuban  menampilkan kesenian Gelut  Pentol yang lekat dengan kehidupan  para nelayan daerah yang bertetangga dengan Lamongan tersebut. Untuk Kabupaten Pasuruan sendiri, menonjolkan Gunung Bromo yang keindahannya sudah diakui.

Kabupaten setempat pun mengusung tema, melestarikan budaya lokal sebagai pilar destin...

Konser Charly Van Houten di Probolinggo Ricuh

MAYANGAN - Konser bertajuk Rock Dut yang dihadiri artis ibu kota, Charly Van Houten di lapangan Karya Bhakti, Kota Probolinggo, Sabtu  (29/5) lalu sempat diwarnai kericuhan. Seorang penonton perempuan pun harus mendapatkan perawatan tim medis lantaran mengalami luka  di wajahnya.

Petugas kepolisian yang berjaga  pun sempat mengamankan lima orang yang diduga sebagai provokator. Mereka lantas diminta untuk keluar dari area konser. Dari pantauan Jawa Pos Radar  Bromo, konser itu dihadiri ribuan  penonton.

Awalnya, acara berjalan kondusif. Namun, saat artis pengisi acara menyanyikan lagu ngebit, suasana pun mulai kurang terkendali.  Diawali dari aksi saling dorong antarpenonton, keributan pun terjadi. Meski insiden kericuhan  itu tak berlangsung lama, namun   petugas keamanan sempat dibuat kewalahan.

Sebab, sejumlah  penonton ada yang ikut menyerang pe...

Sabtu, 28 Mei 2016

60 Persen Lulusan SMA Tak Melanjutkan

PASURUAN - Kesadaran lulusan SMA di Kabupaten Pasuruan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi (PT) masih perlu terus dipompa. Sebab, dari sekitar 3.644 lulusan SMA tahun ini baru 40 persen  yang memilih melanjutkan pendidikannya ke PT.

Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Pasuruan, Musta’in mengatakan, seharusnya  pelajar yang lulus dari SMA tujuannya melanjutkan ke PT. “Sayang, kesadaran itu masih rendah. Sehingga , hanya 40 persen saja  yang melanjutkan ke pendidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Berbeda dengan lulus SMK yang sudah belajar secara skill untuk ma suk dunia kerja. Meski ada sebagian kecil lulusan SMK yang juga melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Musta’in mengatakan, lulusan SMK memang   di harapkan bisa berwiraswasta atau masuk dunia kerja. Tapi, juga bisa melanjutkan ke PT.

Menurutnya, kini lulusan SMP memang lebih banya...

Rombongan Wisatawan Gunung Bromo Terseret Bus

TONGAS - Nahas menimpa rombongan wisatawan Gunung Bromo asal Manado, Sulawesi Utara. Kemarin (28/5),  mereka mengalami kecelakaan  lalu lintas di Jalan Raya Pantura, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

Rombongan yang terdiri dari lima orang dewasa dan seorang anak-anak ini, sampai terseret bus sejauh 50 kilometer.  Syukur, dalam kecelakaan yang   terjadi sekitar  pukul 04.00 WIB itu, tak sampai ada korban jiwa. Semua anggota  rombongan dinyatakan selamat.

Informasinya, kala itu sebuah mobil Toyota Innova yang disopiri Ketut, 58, warga Waru, Kabupaten Sidoarjo,  melaju dari barat. Mobil bernopol  L  678 KD ini, membawa rombongan yang hendak berwisata ke Gunung  Bromo.

Sesampai di pertigaan Tongas,  Ketut  membelokkan kendaraannya  ke kanan menuju Bromo. Saat itulah, dari timur muncul sebuah bus yang dikemudikan Kadir, 53, warga Malang. Karena j...

Persewangi Bantai Persekap di Stadion Untung Suropati

PASURUAN – Skuadra Persekap Pasuruan harus menelan pit pahit. Bermain di kandang sendiri, kemarin (28/5), The Lasser (julukan Persekap), di pencundangi Persewangi dengan skor 1-3. Tren kemenangan Persekap dalam  dua laga terakhir, tidak mampu membuat  Persekap cukup pede di pertandingan keempat grup VII Indonesia Super Champion ship (ISC) ini.

Kelemahan tim Persekap sudah terlihat sejak di menit awal pertandingan yang digelar di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan itu. Di menit ke 13, Persewangi langsung mengoyak gawang Persekap lewat tendangan Trubus Gunawan, pemain nomor 10 Persewangi. Kondisi tersebut sempat membuat Persekap compang-camping.

Kendati begitu, beberapa kali Persekap melakukan manuver untuk melakukan serangan. Sayangnya tidak ada yang membuahkan hasil. Sampai babak pertama usai, skor masih 1:0 untuk Persewangi. Aris Budi Prasetyo, pelatih sekaligus manajer Persekap...

Mahasiswa Tewas Terseret Arus

Saat Pindah Kapal Ayahnya

KRAKSAAN - Hujan deras yang terjadi Jumat malam (27/5) tidak  hanya mengakibatkan banjir di sejumlah kawasan di Kota Probolinggo. Banjir juga terjadi di beberapa titik di Kabupaten Probolinggo. Salah satunya di Desa  Kalibuntu, Kecamatan Kraksaan.

Bahkan, seorang mahasiswa tewas  terseret arus banjir, Jumat  malam.  Dia adalah Muhammad Erfan,   23, warga Dusun Durian, Desa Kalibuntu. Mahasiswa semester akhir di sebuah universitas swasta di Paiton itu, tewas setelah terseret arus banjir di muara sungai  Kalibuntu, sekitar pukul 21.00.

Korban ditemukan ditemukan tewas mengambang, esok harinya. Yaitu, Sabtu (28/5), sekitar  pukul 10.00. Dia tersangkut di jaring sebuah kapal yang bersandar  di muara sungai dekat  TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Desa Kalibuntu. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, Jumat malam ...

Waker Tewas di Tempat Kerja

PAITON - Perjalan hidup Untung, 70, warga Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, berakhir di tempat kerjanya, di sebuah tempat cucian mobil di Kecamatan Paiton. Kemarin (27/5), lelaki yang bekerja sebagai penjaga malam itu, ditemukan tewas telentang beralas karpet.

Informasinya, korban ditemukan tewas sekitar pukul 07.30 WIB, oleh salah seorang karyawan lainnya, Fian, 19. Awalnya, Fian mengaku, sempat  menggedor pagar agar dibuka oleh Untung. Namun,  beberapa kali digedor, tak ada jawaban.

Tak sabar, Fian pun menaiki pagar dan mencari kunci gembok pintu. Ia pun menemukan kunci menggantung di tempat biasanya. Setelah membuka  pagar, Fian langsung menuju ke tempat Untung biasa beristirahat.  Ternyata, ruangan tempat Untung istirahat tak terkunci. Untung juga terlihat tidur telentang di lantai beralas karpet.

Baca selengkapnya

4 Kali Setubuhi Siswi SMP, Tersangka Bebas

PAJARAKAN - Meski sudah empat kali menyetubuhi pacarnya dan dipolisikan, remaja berinisial AF, 16, warga Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo, masih bisa bernapas lega. Kasusnya berhasil diselesaikan dengan cara diversi, sehingga AF dilepas sebelum dibawa  ke pengadilan.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Probolinggo Ipda Listo Utomo mengatakan, kasus pencabulan yang dilakukan AF diselesaikan dengan proses diversi atau penyelesaian di luar persidangan. Menurutnya, itu mengacu pada UU  Nomor 11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

Listo mengatakan, berdasarkan UU SPPA dijelaskan, kasus pencabulan dengan pelaku di bawah umur atau anak-anak dapat diselesaikan melalui proses diversi. “Kasus pencabulan dengan pelaku AF sudah diselesaikan dengan proses diversi. Karena baik pelaku maupun korban masih sama-sama  di bawah umur,” ujarnya.

Baca selengkapnya

Polsek Gempol Tangkap Lima Pembobol Pabrik Kerupuk

Lima Pelaku Diamankan, Satu DPO

GEMPOL - Petugas Polsek Gempol akhirnya menangkap pembobol gudang pabrik kerupuk, UD Sumber Makmur Sentosa di Dusun Pelem, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol. Mereka terdiri atas enam pemuda. Lima di  antaranya ditangkap petugas. Sedangkan satu pelaku  jadi DPO. 

Kelima pemuda yang sama-sama warga Kecamatan Gempol itu, kini mendekam di sel tahanan Mapolsek Gempol. Mereka adalah Taufik, 19, warga Desa Jeruk Purut. Lalu, empat yang lain warga Desa Bulusari. Terdiri atas Imron Rosyadi, 22; Samsul, 19; Tohir, 21;  dan Bagus, 18.  

Kapolsek Gempol Kompol Jajak Herawan menjelaskan, perbuatan yang dilakukan para pemuda itu termasuk  tindak kriminal pencurian dengan pemberatan (curat). Mereka membobol gudang di malam ha...

Bawa Celurit-Bondet, Dua Warga Pasuruan Ditangkap

GONDANGWETAN-Lantaran membawa senjata tajam dan bondet (bom ikan), dua sekawan ini harus berurusan dengan hukum. Dua sekawan itu adalah Safiudin, 30, warga Desa Kalipang, Grati dan Yasin, 35, warga Desa  Karangjati, Lumbang.

Keduanya diamankan Selasa (24/5) malam silam saat polisi melakukan patroli di Jalan Raya Gayam, Gondangwetan. Saat itu polisi mencurigai gerak-gerik keduanya yang sedang mengendarai motor.  Menurut Kapolsek Keboncandi (Gondangwetan) AKP Agus Sumbono, saat itu salah satu pelaku yang dibonceng tampak  membawa tas selempang.

“Tas itu dibawa hati-hati, kesannya  seperti benda yang berbahaya,” beber Agus Sumbono. Selain  itu, dari balik badan keduanya terlihat ada yang menonjol. Curiga, polisi mencoba mengikuti laju keduanya. Sampai di tepi jalan, keduanya berhasil dihentikan.

Awalnya, dua  sekawan ini mengelak membawa senjata tajam...

Dituding Punya Santet, Nenek Tewas Dibunuh di Hutan Pinus

SUMBER - Ngatri, 54, warga Desa/Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo, Kamis (27/5) petang ditemukan tewas bersimbah darah di area hutan pinus, Dusun Darungan, desa setempat. Ia dibunuh, di tubuhnya ditemukan sejumlah luka bacok.

Adalah Yuniati, 25, warga desa setempat yang kali pertama menemukan Ngatri tergeletak di  tepi jalan area hutan pinus. Saat pertama kali ditemukan, kondisi korban masih belum meninggal. Usai menemukan korban, Yuniati lantas memanggil warga lainnya.

Nahas, saat hendak dievakuasi ke rumahnya, korban mengembuskan napas terakhirnya. Warga pun langsung melapor ke polisi setempat. Selanjutnya, jenazah korban langsung dilarikan ke RSUD Waluyo Jati, Kraksaan.

Dari hasil visum, nenek dua cucu itu mengalami  6 luka bacok. Yakni, 1 luka di dahi, 2 luka robek sepanjang sekitar 20 sentimeter di pinggang  dan pinggul, 2 luka robek sel...

Hujan Deras, Banjir Kepung Kota Probolinggo

MAYANGAN-Hujan deras yang mengguyur Kota Probolinggo petang kemarin (27/5), membuat sejumlah kawasan di kota setempat terendam banjir. Sejumlah ruas jalan pun ikut terendam. Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, hujan deras mengguyur kota mangga mulai pukul 17.00 sampai 19.00.

Sejumlah titik pun  terpantau banjir.  Sejumlah ruas jalan kota pun  lumpuh lantaran terendam banjir. Ruas jalan Brantas, Jalan Soekarno-Hatta, Jalan dr Saleh, seerta area sekitar alun-alun terendam. Sebagian wilayah RSUD dr Saleh juga  ikut terendam.

Di ruas Jalan Soekarno-Hatta, banjir terpantau mulai sekitar depan Eratex sampai ke arah timur di sekitar Markas Yon Zipur. Air terpantau setinggi 50 hingga 90 sentimeter di ruas jalan raya. Banjir tersebut membuat puluhan motor macet.

Sejumlah pengguna motor pun banyak yang menuntun motornya menerjangi banjir. Tak sedikit pula,  ...

Kamis, 26 Mei 2016

Amankan Empat Pekerja di Kapal Minyak

PANGGUNGREJO-Empat pekerja di kapal minyak yang kemarin berada di wilayah perairan Pasuruan, di amankan polisi. Dua dari empat  orang tersebut diketahui tenaga kerja asing. Dari pantauan Jawa Pos Radar  Bromo, keempat tenaga kerja terse but kemarin dijemput oleh 3  petugas di tengah laut.

Saat itu p tugas merapat ke kapal tongkang, dengan mengendarai kapal kecil milik nelayan. Para petugas yang datang dengan mengendarai mobil jenis Suzuki Ertiga W 1562 PF dengan Toyota Fortuner bernopol B 1465 SJG,  baru kembali dari laut sekitar pukul   16.00.

Saat itulah petugas berpakaian preman, membawa 4 orang yang masih mengenakan pakaian proyek dengan warna oranye.  Keempat orang yang diamankan itu, langsung dimasukkan ke Pos Polair di Pelabuhan Pasuruan. Sayang, para petugas yang di konfirmasi,  lebih banyak menutup mulut.

Empat pekerja di kapal minyak ters...

Lagi, Temukan Dua PSK Positif HIV

BANGIL - Penyebaran virus HIV/AIDS di Kabupaten Pasuruan, kian mengkhawatirkan. Sebab, jumlah pekerja seks komersial (PSK) yang terjangkit virus mematikan  tersebut, semakin banyak. Itu, seiring dengan hasil pemeriksaan  terhadap sejumlah PSK yang berhasil digaruk Satpol PP, Selasa (24/5).

Dalam pemeriksaan  kesehatan kemarin (25/5), dari tujuh  pe rem puan penghibur itu ada dua PSK yang ke da patan mengidap HIV/AIDS. Satu diantaranya, berasal dari Kabupaten Pasuruan. Sementara satu lainnya, berasal  dari Jember.

Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan Anang Saiful Wijaya menyampaikan, keberadaan dua PSK yang terjangkit HIV/AIDS,  membuat jumlah kasus HIV/AIDS yang ditemukan instansinya bertambah. Tercatat ada lebih dari 50 PSK  yang terjaring Pol PP dalam setahun  terakhir, mengidap HIV/AIDS.

“Terbaru, kami mengamankan tujuh orang PSK. Dua diantaranya, ter...

Curi Elpiji, Warga Kebonsari Wetan Dimassa

PROBOLINGGO - Yudik Briantoro, 36, warga Jalan M.M. Ibrahim, Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, harus menerima bogem mentah warga. Pasalnya, ia nekat mencuri empat tabung elpiji ukuran 3 kilogram yang ada di toko QQ Rofi di Jalan Bengawan  Solo, Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan  Kedopok, Kota Probolinggo, sekitar pukul  09.00, kemarin (25/5).

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar  Bromo menyebutkan, kejadian ini bermula  ke tika pemilik toko yakni Rofi tengah melayani pembeli. Saat itu, istrinya melihat gelagat mencurigakan yang dilakukan pelaku. Seketika sang istri memanggil Rofi untuk mengejar pelaku. Yakin tokonya dimaling, Rofi lantas keluar sambil meneriaki pelaku.

“Saya keluar sambil  berteriak maling-maling, kemudian pelaku langsung tancap gas. Saya beserta beberapa warga yang mengetahui langsung mengejar dengan menggunakan motor,” terangnya. ...

Polisi Bekuk Dua Spesialis Maling Sepeda Motor

PAITON - Sepak terjang Abdul Azis, 30, warga Desa Randumerak, Kecamatan Paiton dan Samsuddin Toyo, 26, warga Desa Sidodadi, Kecamatan Paiton, dalam dunia pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tak perlu  di ragukan.

Syukur, dua maling yang pernah beraksi di 18 tempat kejadian perkara (TKP)  itu, berhasil dibekuk.  Kini, mereka telah dijebloskan ke balik jeruji besi Mapolres Probolinggo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kedua pelaku curanmor ini bermula dari laporan sejumlah warga yang mengaku  kehilangan sepeda motornya awal Mei lalu.

Bahkan, sejak awal Mei, sedikitnya ada empat laporan serupa yang diterima Polres Probolinggo. Salah satunya, motor Honda Supra 125 milik Abdullah, warga Desa Sukodadi,  Kecamatan Paiton. “Dari laporan itu, anggota  satreskrim langsung menyelidikinya. Hasilnya,  diketahui jika motor milik Abdullah berada  di tangan Samsudin,” ujar Kapolres Prob...

Ibu-Bayi Tercebur Sumur

Anak Meninggal, Ibu Selamat

GRATI - Tragedi memilukan terjadi di Dusun Krajan, Desa Karanglo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, sore kemarin. Seorang ibu dan anak tercebur di sumur yang ada di rumah mereka. Sang ibu berhasil selamat usai dua jam sempat berada di dalam sumur.

Sementara  nyawa sang anak tak bisa diselamatkan. Ibu  yang berhasil diselamatkan itu diketahui  bernama Lufita, 22. Sementara sang anak diketahui bernama Agus Yazid yang masih berusia 22 bulan. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00, sore kemarin.

Namun, keduanya baru diketahui tercebur dalam sumur sekitar pukul 17.30. Adalah Suwanto, suami dari Lufita, yang pertama kali mengetahui bahwa istri dan anaknya  tercebur sumur. Saat itu, Suwanto baru pulang bekerja sebagai tukang bangunan.

Baca selengkapnya

Selasa, 24 Mei 2016

Dua Siswa SMPN 5 Kota Probolinggo Sabet Medali OSN di Palembang

Biasakan Diri Membaca Setiap Hari

DUA siswa tampak duduk bersantai di ruang lobi SMPN 5 Kota Probolinggo siang itu (24/5). Usai mengetahui kedatangan Jawa Pos Radar Bromo, keduanya langsung beranjak dari tempat duduknya. Kedua siswa itu adalah Assiddik Ilham Maulana dan Figo Fatur Rahman  Yasir.

Kedua remaja yang baru berusia 14 tahun itu baru pulang dari Pa lembang  beberapa waktu lalu. Keduanya mengikuti Olimpiade Sains Nasional  (OSN) tahun 2016.  Kepada Jawa Pos Radar Bromo, keduanya  pun dengan semangat  menceritakan pengalamannya di OSN 2016.

Maklum saja di OSN yang digelar di Sekolah Indo Global Mandiri (IGM), Palembang, pada 17-18 Mei itu keduanya berhasil menyabet medali. Ajang itu sendiri diikuti oleh 398 peserta se-Indonesia. Assiddik Ilham Maulana berhasil menyabet medali emas untuk mata pelajaran IPS. Sementara Figu Fatur Rahman berhasil menyabet medali perunggu untuk ...

Meresahkan, 7 PSK Diamankan

PANDAAN - Tujuh PSK dan seorang mucikari diamankan Satpol PP Kabupaten Pasuruan dalam operasi penyakit masyarakat (pekat), kemarin siang (24/5). Mereka diamankan di Dusun Sukorejo, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan.

Di dusun tersebut, para PSK dan mucikari ini beroperasi di sejumlah bangunan semi permanen,  sekitar satu kilometer dari perkampungan warga. Dan, kemarin siang, puluhan petugas Satpol PP yang mengendarai satu unit pikap dan truk,  langsung menuju Dusun Sukorejo dan mengepung  lokasi tersebut.

Kedatangan petugas Satpol PP yang tiba-tiba membuat para PSK dan mucikari di tempat itu, tak bisa kabur. Mereka hanya pasrah saat Satpol  PP datang dan menggerebek. “Saat kami gerebek, semuanya ada di kamar. Mereka langsung kami bawa keluar dan kami masukkan ke mobil patroli. Lanjut kami bawa ke Mako Satpol PP di Raci,” jelas Ajar Dollar, kasi Operasi...

Tuntut Tanah, Pabrik Sarung Tangan Dilurug

Massa Sempat Blokir Jalan Nasional

SUKOREJO - Puluhan massa dari Tajul Muslimin Sukorejo mendatangi PT Sukorejo Jaya Tama, pabrik produksi sarung tangan, kemarin siang (24/5). Mereka menuntut tanah milik Mukhsin yang diduga ditempati oleh  perusahaan tersebut.

Dengan mengendarai beberapa mobil dan motor, massa tiba di depan  gerbang pabrik yang berlokasi di Dusun Palang, Desa Lemahbang, Kecamatan Sukorejo. Mereka lantas langsung berorasi, sambil menunjukkan sejumlah barang bukti ke pemilikan tanah milik Mukhsin. Seperti,  surat sertifikat tanah hak milik.

Massa pun mendesak Willy, pemilik pabrik asal Surabaya itu, untuk keluar dan menemui mereka. “Kami menuntut hak atas kepemilikan tanah milik Mukhsin. Selama ini tanahnya dirampas. Lalu, di atas lahan tanah  itu didirikan gudan...

Dua Pelajar Tertangkap Pesta Miras

Digiring ke Polres, Dikenakan Wajib Lapor

PAJARAKAN - Dunia pendidikan di Kabupaten Probolinggo, kembali tercoreng. Minggu (22/5) lalu, dua pelajar setingkat  SMA di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, diamankan polisi karena berpesta minuman keras (miras).

Pesta minuman haram itu dilakukan di  sebuah tambak di Desa Kalisalam, Kecamatan Dringu. Aksi yang meresahkan warga ini berhasil dihentikan setelah salah seorang warga yang melihat kejadian itu melapor ke Polsek Dringu.

Kedua pelajar itu masing-masing berinisial Af dan Fr, 16. Saat itu, mereka berpesta miras bersama tiga remaja pengangguran yang masing-masing berinisial Sp, Sa, dan Hr, 17. Kelima  remaja itu, sama-sama warga Desa Kalisalam,   Kecamatan Dringu.

Informasinya, mereka berpesta miras di  tambak sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka pesta miras selam...

Belum Difungsikan, Dinding Penahan Jalan Tol Gempas Ambrol

BEJI - Belum juga difungsikan, dinding penahan jembatan di ruas jalan tol Gempol-Pasuruan (Gempas) Dusun Pajejeran, Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, ambrol  kemarin (24/5). Diduga dinding  penahan ambrol lantaran tak kuat  menahan beban.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, ambrolnya dinding penahan itu berlangsung sekitar pukul 16.30. Menurut Munif, salah satu warga setempat, plengsengan penahan jembatan itu sudah sekitar  sebulan terakhir rampung dibangun.

Warga sendiri sempat meminta agar pembangunan penahan jembatan jalan tol, dibangun dengan dicor. Bukan hanya sekadar tatanan batu kali, layaknya fondasi rumah. Namun, permintaan tersebut  tidak diindahkan oleh pihak  pelaksana proyek.

“Imbasnya  begini. Penahan jembatannya ambrol, karena kemungkinan tak kuat menahan urukan di atasnya,” jelas Munif. Un...

Bahas Jalur Sepeda ke Swedia

Kunjungan Kali Kedua usai 2013

MAYANGAN - Sejumlah pejabat teras Pemkot Probolinggo seminggu ini mengunjungi Kota Helsingborg, Swedia. Mereka berangkat sejak Minggu (22/5) lalu dan baru tiba di kota Mangga pada Minggu (29/5) depan.  Empat pejabat itu yakni Wakil Wali  Kota Suhadak; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Budi Krisyanto; Kepala Bappeda Nurkhamdani;  dan Kepala Dinas PU  Imanto.

Empat pejabat teras itu ditemani seorang staf Bappeda. Keberangkatan sejumlah pejabat itu untuk membahas rencana penyediaan jalur sepeda di sejumlah titik di Kota Probolinggo. Kabag Humas dan Protokol Pemkot Probolinggo Prijo Djatmiko  mengatakan, kerja sama antara Kota Probolinggo dengan Kota Helsingborg sejatinya terjalin sejak lama.

“Antara pemkot dan Pemerintahan  Helsingborg memang sudah lama ada kerja sama. Mulai dari Simbiocity pada 2013 lalu,” terang Pr...

Sehari, Dua Guru PNS Tewas Kecelakaan

KRAKSAAN - Dua guru Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Probolinggo, harus mengakhiri hidupnya di Jalan Raya Pantura Kecamatan Kraksaan dan Kecamatan Pajarakan, kemarin (23/5). Mereka mengalami kecelakaan lalu lintas  yang sampai membuat nyawa  keduanya melayang.

Dari dua korban yang sama-sama berstatus pegawai negeri  sipil (PNS) itu, salah satunya Astari,  44, warga Desa Maron Kulon, Kecamatan Maron. Seorang guru  sebuah SD di Kecamatan Maron, itu tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Pantura Desa Sukokerto, Kecamatan Pajarakan, sekitar pukul 08.30 WIB.

Sedangkan, korban kedua Sunyoto Mohammad, warga Desa Watuwungkuk, Kecamatan Dringu. Pria yang juga tercatat sebagai guru PNS di sebuah SD di  Kecamatan Dringu, ini mengalami   kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Pantura Kelurahan Semampir,  Kecamatan Kraksaan, sekitar  pukul 1...

Senin, 23 Mei 2016

Bejat, Kekasih Sendiri Digilir Bareng Teman

BANGIL - Kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur terus terjadi di wilayah Pasuruan-Probolinggo. Yang terbaru, Mf, 28 menggagahi kekasihnya sendiri sebut saja Bunga (nama samaran) yang masih 14 tahun. Ironisnya, usai puas menggagahi kekasihnya, Mf juga mengajak temannya, Rj, untuk ikut “mengerjai” Bunga.

Gara-gara perbuatannya  itu, Mf dan Rj kini harus meringkuk di balik  jeruji penjara. Mereka dijebloskan ke penjara, setelah pihak keluarga memergoki ulah keduanya. Aksi nakal yang dilakukan Mf itu sendiri berlangsung Sabtu   (21/5).

Bermula saat ia memeroleh pesan pendek dari Bunga, remaja asal Prigen yang masih kekasihnya.  Bunga yang merasa jenuh di rumah, minta diajak pelaku untuk jalan-jalan. Permintaan sang kekasih itu pun dituruti Mf.

Keduanya lantas janjian di sebuah persimpangan yang ada di Sukoreno, Kecamatan Prigen.  Mf mengajak ser...

Minggu, 22 Mei 2016

Dua Bulan Buron, Pencuri Baterai Tower Dibekuk

PAJARAKAN - Setelah dua kali mencuri baterai sebuah menara seluler, Riyanto, 39, warga Desa Masangan Kulon, Kecamatan  Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, sempat melenggang bebas. Bahkan, Polres Probolinggo sampai memasukkannya dalam daftar pencarian orang (DPO) alias buron.

Namun, pelarianya harus berakhir Selasa (17/5) lalu. Kala itu, Riyanto yang jadi buron sejak Maret lalu, berhasil ditangkap di Kabupaten Sidoarjo. Pencurian itu, pertama dilakukan tersangka pada 12 Maret. Aksi itu dila kukannya  di sebuah menara seluler  di Desa Malasan Kulon, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Berhasil, Riyanto mengulang perbuatanya pada 16 Maret di tempat yang sama. Kepada polisi, Riyanto mengaku beraksi bersama dua temannya yang kini  masih buron. “Tersangka masuk DPO kasus pencurian baterai tower sejak Maret. Ia berhasil diringkus di Sidoarjo Selasa lalu,”  ujar Kasatreskrim Polres Probolinggo...

Mantan Kades Otaki Perampokan

Dibekuk Bareng Lima Pelaku Lain, Dua Di-Dor

PANDAAN - Enam warga Puspo, Kabupaten Pasuruan, dibekuk tim Jatanras Polda Jatim lantaran terlibat kasus perampokan. Dua  di antaranya, bahkan “dihadiahi”  timah panas lantaran berupaya melawan saat ditangkap.

Enam orang yang sudah jadi buron Polda itu adalah As Tedjo Laksono, 49; Sucono, 34; Sukandar, 46; Ngajid, 30; dan Ponai,  49. Kelimanya warga Desa Jimbaran,  Kecamatan Puspo. Serta,  Lindang, 26, warga Desa Pusung,  Kecamatan Puspo.

“Komplotan pelaku ini menjadi buronan sejak 2010 lalu. Mereka merupakan spesialis  tindak kriminal jenis curat (pencurian dengan pemberatan), curas (pencurian dengan kekerasan), curanmor (pencurian kendaraan bermotor), dan curwan (pencurian hewan),” beber Iptu M. Fauzi, Kanit Ranmor  Jatanras Polda Jatim.

Fauzi menyebut, enam pelaku it...

Hamil di Luar Nikah, Ibu Tega Bunuh Anak Sendiri

Bayi Dipukul dengan Batu-Dicekik, lalu Dikubur

KURIPAN - Sungguh tragis! Seorang ibu tega menghabisi anak sendiri yang baru dilahirkannya. Tragedi memilukan itu terjadi di Dusun Bunut, Desa Karangrejo, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Probolinggo, kemarin. Ibu yang nekat menghabisi buah hatinya  sendiri itu diketahui berinisial Ll, 40.

Diduga wanita penyandang disabilitas ini nekat menghabisi bayi laki-lakinya itu karena malu. Sebab, lelaki yang menghamilinya ogah bertanggung jawab. Ll sendiri hamil di luar nikah. Informasi yang dihimpun Jawa  Pos Radar Bromo menyebutkan,  Ll melakukan proses persalinan sendiri di dalam rumahnya. Ia melahirkan tanpa bantuan tim  medis.

“Diperkirakan, bayi itu  lahir sekitar pukul 00.00,” ujar Kades Karangrejo Tinaksan. Nah, usai melahirkan, Ll langsung membunuh bayi laki-laki tersebut. Ll diduga memukul  kepala bayi ya...

Sabtu, 21 Mei 2016

Tak Malu Bermesraan di Tempat Umum

MAYANGAN - Ini peringatan bagi orang tua agar lebih memperhatikan pergaulan anak-anaknya, khususnya yang tengah dimabuk asmara. Sebab, saat ini gaya pergaulan remaja yang tengah dimabuk asmara kian berani.

Tilik saja, aktivitas dua pelajar yang kemarin kedapatan tengah asyik berduaan di Alun-alun Kota Probolinggo. Dengan masih  menggunakan balutan seragam pramuka, keduanya seolah tak memperhatikan lingkungan   sekitar.

Berawal dari sekadar pegang-pegangan tangan, kedua pelajar  ini nekat berciuman. Padahal, kondisi alun-alun sekitar pukul 10.29 kemarin cukup ramai. Aktivitas remaja yang memanfaatkan ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Probolinggo untuk memadu kasih sejatinya bukan kali ini terjadi.

Beberapa waktu lalu, Satpol PP setempat beberapa kali mengamankan remaja yang juga didapati bermesraan  di RTH.  “Sudah cukup sering kami mengamankan anak...

Temukan Bayi saat Berwisata

GRATI - Agenda M Lutvi, 25 dan temannya saat jalan-jalan ke Kecamatan Batur, Kabupaten Malang, akhir pekan lalu berubah jadi kebingungan.  Sebab, saat asyik berwisata itu, Lutvi  menemukan sosok bayi mungil laki-laki yang diletakkan dalam kardus.

Merasa ketakutan, Lutvi pun lantas membawa bayi itu pulang  ke rumahnya di Dusun Karangselem,  Desa Sumber Dawesari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Selanjutnya, pihak keluarga pun melapor ke pihak  kepolisian setempat.

“Jadi, sebenarnya bayi itu ditemukan pada hari Minggu (14/5)  lalu. Hanya, kami baru dapat laporan Kamis petang (19/5),” ujar AKP Suyitno, kapolsek Grati. Perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu menyebutkan, saat pertama kali ditemukan  kondisi bayi itu masih lengkap dengan tali pusarnya. Diperkirakan usia bayi baru dua hari saat ditemukan. Bayi itu ditemukan dalam kardus  cokel...

Tangkap Buaya, Jadi Tontonan Warga

GEMPOL - Warga Dusun/Desa Carat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan kemarin pagi (20/5) sekitar pukul 06.00 dihebohkan dengan penemuan seekor buaya di sungai desa setem pat. Buaya yang akhirnya berhasil ditangkap  itupun jadi tontonan warga.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, buaya rawa dengan ukuran panjang  1,7 meter itu pertama kali di temukan oleh Mian, 60, seorang   penambang pasir tradisional di  sungai sadar. Ia yang pagi itu hendak bekerja dikejutkan dengan kemunculan reptil tersebut yang berada di tanggul sungai.

Mian pun lantas memanggil  dua temannya yang sesama penambang pasir. Ketiganya pun  langsung berupaya menangkap  buaya tersebut. “Saat kami tangkap, buaya berusaha melawan. Kami menangkapnya hanya dengan menggunakan kaus saja. Setelah itu,  baru mengikatnya dengan tali tambang biar tidak meronta dan  matanya ditutup kain,” ucap Mian, saat di...