Minggu, 28 Februari 2016

41 Sekolah Siap Gelar UNBK

PASURUAN-Sebanyak 41 sekolah baik negeri dan swasta di tingkat SMP dan SMA sederajat di Kabupaten Pasuruan siap melaksanakan  ujian nasional berbasis komputer (UNBK) secara online tahun ajaran 2016. Jumlah sekolah yang  melakukan unas online tahun ini jauh lebih  banyak ketimbang tahun 2015 lalu yang hanya  mencapai 9 sekolah.

Ahmad Yusuf, kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan mengatakan, tingginya sekolah yang siap menggelar ujian online di tahun ini memang terus meningkat. Ini, lantaran dari prasarana sekolah memang  siap dan memadai.

“Sekolah yang melaksanakan UNBK mempersiapkan baik sarana seperti komputer, server, jaringan, persiapan fisik, termasuk kesiapan siswa  sendiri,” ungkapnya. Makin tingginya peminat UNBK di tahun kedua ini, dikatakannya, lantaran dengan mengadakan ujian nasional secara online dianggap justru lebih ringan.

Baca selengkapnya

Ancam Pedagang Hengkang dari Pasar

Dua Tahun, Lantai 2 Pasar Semampir Melompong

KRAKSAAN - Sejak dua tahun lalu, Pasar Semampir, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, mempunyai los dua lantai. Namun, sejauh ini los di bagian depan pasar yang menghabiskan dana Rp 5 miliar  itu masih melompong.

Recananya, akhir Maret atau awal April  nanti, para pedagang akan kembali diminta pindah ke lantai dua. Bila masih menolak, mereka diancam harus pindah ke luar kawasan Pasar Semampir. Sebab, Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) setempat tak ingin lantai dua pasar itu muspro.

Pedagang enggan menempati los di lantai dua yang rampung dibangun pada Desember 2013 lalu itu, dengan satu alasan. Yakni,  khawatir sepi pembeli. Berbagai upaya telah dilakukan Pemkab Probolinggo agar pedagang mau menempati los itu.

Salah satunya, memenuhi permintaan pedagang berupa ta...

Tewas Dihabisi Tetangga Sendiri

Lagi, Isu Santet Membawa Korban

PAKUNIRAN - Isu santet masih jadi hal sensitif di Kabupaten Probolinggo. Diduga berlatar belakang isu santet, aksi pembunuhan terjadi di Dusun  Klembun Timur  RT 1/ RW 1, Desa Ranon, Kecamatan Pakuniran, Sabtu (27/2) malam.

Yang jadi korbannya  adalah Sukari, 57. Ia tewas dengan kondisi tubuh penuh luka bacok usai dihabisi tetangganya berinisial SH di rumahnya sendiri. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, kejadian nahas itu berlangsung sekitar pukul 19.00.

Saat itu, SH mendatangi rumah korban dengan masuk dari pintu depan. Saat itu, sejumlah saksi mata menyebut SH sudah membawa senjata tajam (sajam) jenis celurit. Tanpa bertanya, SH pun langsung menyabetkan celuritnya ke arah korban Sukari.

Karena bacokan itu, korban Sukari pun menjerit untuk minta tolong. Nah,...

Puluhan Perempuan Menggelar Unjuk Rasa Tolak LGBT

PURWOREJO- Suasana Pasar Minggu di Jalan Sultan Agung kemarin (28/2) sedikit berbeda. Itu, lantaran ada aksi simpatik yang digelar oleh sejumlah perempuan di sekitar lokasi. Aksi itu adalah penolakan terhadap LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender).

Aksi penolakan puluhan perempuan dari Badan Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) dan Bidang Kepemudaan DPD PKS Kota Pasuruan itu, ingin mensosialisasikan betapa bahayanya perilaku menyimpang yang kini mulai marak.

Mereka pun mengajak agar manusia seharusnya berperilaku hubungan normal (PHN) lantaran agama sudah mengatur. Mereka tak hanya berorasi, tapi  juga membawa poster. Diantaranya  bertuliskan “Tuhan Menciptakan Adam dan Hawa, Bukan Adam dan Hendra’, “Save Our Generation”, dan “Pemuda Pasuruan Tolak LGBT”.

Dalam aksi tersebut, puluhan perempuan membagi-bagikan bunga, brosur, stiker, dan ...

Diparkir, Truk LPG Tabrak Warung

KADEMANGAN - Kacung, 50, warga Kelurahan Ketapang dan Supo, 65, warga Kelurahan Triwung, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, kemarin ketiban apes. Itu, setelah warung milik Kacung dan motor milik Supo rusak usai diterjang truk tangki LPG milik Pertamina pagi kemarin (28/2).

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 09.30. Saat itu, Haryono, 45, warga kelurahan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan, hendak memarkirkan truk LPG yang dikemudikannya di sebelah utara SPBU Ketapang.

Diketahui, saat itu Haryono baru saja mengisi bahan bakar  di SPBU setempat. Usai isi bensin,  Haryono yang mengaku lelah, hendak memarkirkan truknya. Usai memarkirkan truk  LPG tersebut, ia memilih untuk  berdiri di samping truknya.

Diduga saat memarkirkan truknya itu, Haryono tak menarik hand rem. Walhasil, lantaran...

Sabtu, 27 Februari 2016

Bromo akan Dibuka Penuh

Per 12 Maret, Boleh Masuk Lautan Pasir

SUKAPURA - Penurunan status Gunung Bromo dari  level siaga menjadi waspada (level II) per 26 Pebruari, langsung  diikuti dengan rencana membuka kembali kawasan wisata Bromo secara penuh. Dipastikan, wisata Bromo akan kembali dibuka secara penuh per 12 Maret 2016.

Keputusan ini diambil dalam rapat koordinasi (rakor) pembukaan  kawasan wisata Bromo, kemarin (26/2) di Hotel Lava View, pukul 10.00. Rakor dihadiri sejumlah pihak. Ada Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi  Jawa Timur Digdoyo Djamaluddin  dan Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah  (BPBD) Kabupaten Probolinggo  Dwijoko Nurjayadi.

Kemudian, Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) Ayu Dewi  Utari dan Ketua Perhimpunan  Jeep Wisata Bromo Matacis.  Lalu, Kapolres Probolinggo AKBP Iwan Setyawan ...

Tolak Tantangan Duel, Dikeroyok

GEMPOL - Apes nian nasib Akhmad Qodir, 39, warga Dusun  Kecicang, Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten  Pasuruan. Ogah meladeni ajakan duel pemuda kampung sebelah,  dia malah dikeroyok. Korban pun dilarikan ke RS Pusdik Brimob Watukosek.

Pengeroyokan itu terjadi Jumat malam (26/02) sekitar pukul 21.30. Ditemui di rumah sakit, korban bercerita, sebelum dikeroyok,  dia kedatangan tiga tamu di rumahnya, sekitar pukul 21.00. Tiga tamu itu memberitahu, ada beberapa pemuda yang sedang mencarinya.

lalu, sekitar pukul 21.30, datang enam pemuda ke Dusun Kecicang. Mereka bahkan langsung membuat onar di dusun tersebut.  “Pemuda yang datang itu ada yang membanting pot ember. Warga sampai ada yang keluar  rumah, karena mendengar suara  itu,” ungkapnya.

Korban yang juga mendengar suara ribut-ribut itu akhirnya keluar rumah. Apalagi, dari jauh terdengar bah...

KH Choiron Syakur Meninggal

BANGIL - Kabupaten Pasuruan kehilangan seorang tokoh agama dan pendidik yang ulet, KH. M. Choiron Syakur. Kemarin (27/02), pendiri dan pengasuh Pondok Pesantren Wahid Hasyim, Bangil itu menghembuskan nafas terakhir, pukul 13.00.

Tangis sedih anak, cucu, keluarga dan kerabat dekat pun terdengar. Jenazah dimakamkan  setelah Maghrib di komplek pesantren yang ada di Jalan Tongkol, Kecamatan Bangil, kemarin. Tepatnya di depan masjid pesantren, bersebelahan dengan makam ibundanya Hj. Nuroniyah.

Dan kemarin sore, ratusan pelayat, baik warga dan tokoh Kabupaten Pasuruan, datang dan memberikan perghormatan terakhir  kepada almarhum. Di rumah  utama yang juga berada di area pesantren, ratusan pelayat melakukan  salat jenazah.

Ahmad Wildan KA, anak keempat almarhum mengatakan, kondisi fisik almarhum memang menurun tiga bulan terakhir. Apalagi di usianya yang ...

Salah Gunakan Uang KPRI?

Pengurus Sebut Jual Tanah untuk Lunasi Utang

PROBOLINGGO - Laporan pertanggung jawaban (LPJ) Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Eka Kapti Kota Probolinggo dinilai janggal oleh sejumlah  anggotanya. Diduga, ada penyalahgunaan keuangan koperasi periode 2013-2014 bernilai miliaran rupiah.

Dugaan itu bermula saat penyampaian LPJ koperasi periode 2013-2014 dalam Rapat Akhir Tahun (RAT) 2016, Rabu (24/2). Ditemukan perbedaan jumlah piutang pada LPJ periode 2013-2014 sebesar Rp 1.010.358.000. Juga ditemukan perbedaan nilai aset tanah sebesar Rp 1.258.220.000.

Dugaan itu salah satunya disampaikan oleh H. Slamet, guru SD Negeri Triwung Kidul 3, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo yang juga anggota KPR Eka Kapti. Ada beberapa poin yang saya pertanyakan di laporan pertanggung  jawaban keuangan ini.

Ada perbedaan ...

Diduga Disambar KA, Lelaki Tewas

BEJI - Sesosok mayat lelaki ditemukan tergeletak di pinggir rel kereta api (KA) di Dusun Cangkrin Malang, Desa Cangkring Malang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, kemarin (27/2). Pria tanpa identitas itu, diduga tewas setelah terserempet  KA.

Informasinya, jenazah ini ditemukan oleh salah seorang warga yang melintas di sekitar rel KA sisi timur SPBU Cangkring Malang, sekitar pukul 12.30 WIB. Kondisi jenazah korban masih utuh. Temuan  ini pun sempat mengundang perhatian  warga.  Mereka berdatangan untuk melihat  korban dari  dekat.

Warga juga melaporkan penemuan mayat  itu ke Polsek Beji. Tak lama kemudian, sejumlah anggota Polsek Beji langsung mengevakuasi jenazah itu ke RSUD Bangil dan divisum. Kanitreskrim Polsek Beji AKP Wiksan  mengaku, belum bisa memastikan identitas korban.

Selain jenazah korban, pihaknya tak menemukan kartu identitas, atau...

Pemandian Sendangagung Tamansari

SETELAH membangun Candi Jabung, Hayam Wuruk baru bisa kembali mengunjungi candi tersebut selang 4 atau 5 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1359. Selirnya yang bernama Nilamsari dibawa serta. Kedatangan  rombongan kerajaan ini dibuntuti oleh maling  sakti yang bernama Citraguna, yang berniat menculik Nilamsari.

Sampai akhirnya, baik Nilamsari maupun Citraguna hilang di Sendangagung Tamansari. Kunjungan Hayam Wuruk saat itu dalam rangka mengadakan upacara Mamenggat Sigi. Artinya upacara untuk mengenang dan mendoakan arwah para leluhur.

Upacara Mamenggat Sigi ini dipimpin oleh Empu Pradah. Hal itu tertuang dalam buku yang disusun Kantor Arsip bersama tim penulis dari Universitas Surabaya (Ubaya) berjudul  “Candi Jabung, Mutiara Majapahit dari  Kalayu”.

Setelah melaksanakan upacara Mamenggat Sigi, ritual dilanjutkan dengan mandi suci. Hayam Wuruk dan...

Jumat, 26 Februari 2016

Status Bromo Turun Waspada

Jarak Aman Wisatawan Jadi 1 Km

SUKAPURA - Aktivitas vulkanik Gunung Bromo terus menurun. Setelah dua bulan lebih berstatus siaga, terhitung sejak  kemarin (26/2) pukul  13.00, status Gunung Bromo turun jadi waspada (level II). Penurunan status itu diputuskan  oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigas Bencana Geologi (PVMBG).

Otomatis penurunan status itu juga berdampak pada radius aman. Dari yang sebelumnya 2,5 kilometer saat status Bromo masih siaga lalu, kini hanya satu kilometer saja. Kepala Pusat Data Informasi  dan Humas BNPB Sutopo Purwo  Nugroho dalam siaran persnya mengatakan, penurunan status itu berdasarkan analisis vulkanik. Baik berdasarkan data visual  maupun data instrumental.

Pos pengamatan Gunung Bromo melaporkan, data visual pukul 00.00-06.00 kemarin, asap kawah teramati putih tipis dengan tekanan lemah. Tinggi asap berkisar  50 meter dar...

Bekuk Pengedar SS Kelas Kakap

Amankan Sabu 170,47 gram

SUKOREJO - Dono lias Londo, 28 langsung kaget saat sejumlah petugas kepolisian masuk ke kamarnya Kamis petang (25/2) sekitar pukul 17.00 lalu. Ia tak bisa mengelak saat petugas menggelandangnya ke sel tahanan. Sebab, saat petugas Buser Polsek Sukorejo dan Satnarkoba datang, Dono tengah asyik menimbang sabu-sabu seberat 170,47  gram untuk dikemasi ke sejumlah wadah plastik kecil.

Aktivitas itu dilakukannya di kamar rumahnya yang terletak di Dusun Klanting, Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo. “Tertangkapnya pelaku dari hasil lidik kami selama sepekan terakhir. Saat mengetahui  pelaku ada di dalam rumah  dengan barang bukti sabu-sabu, langsug kami gerebek. Dan ternyata info itu benar,”  ujar Kapolsek Sukorejo, AKP. I Made Jayantara.

Di kamar Dono, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah  alat bukti lainnya. Sabusabu  seberat...

Masalah Asmara Berujung Bacok

BANTARAN-Nasib nahas dialami oleh Rosidi, 36, warga Desa Gunung Tugel, Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo. Ia dibacok saat hendak salat Jumat di masjid tidak jauh dari rumahnya oleh Buadi, 35, warga  Desa Besuk, Kecamatan Bantaran.

Akibatnya, korban menderita luka bacok di punggung bagian  kanan sepanjang 10 sentimeter dan luka di ujung jari kanannya. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, peristiwa pembacokan ini terjadi  sekitar pukul 11.30.

Saat itu, korban mengendarai motor menuju masjid seorang diri. Tiba di tempat kejadian perkara (TKP), korban dihadang oleh pelaku. Sebelumnya, pelaku bersembunyi di sebuah tebing dan menunggu korban melintas. Saat korban mulai mendekat, Buadi lantas mendorong korban hingga jatuh dari motornya.

Kemudian, dia mengeluarkan celurit yang dibawanya. Tanpa ba bi bu, pelaku langsung menyabet...

Ngantuk, Tabrak Truk, Patah Kaki

KRATON-Akibat kecelakaan di jalan raya Kraton di ni hari kemarin, Raul Dias, 30, harus dirawat intensif di RSUD dr Soedarsono. Sopir asal Desa Sumbersari, Jembrana, Provinsi Bali itu mengalami kecelakaan. Truk engkel bernopol DK 8238 BD yang dikemudikannya, menabrak truk engkel bernopol AG 9861 UA.

Tabrakan itu membuat Raul Dias mengalami luka robek pada kepala atas hingga patah tulang pada kaki kanan. Dia pun sempat tak sadarkan diri usai tabrakan bahkan terjepit di badan truk. Informasinya, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 01.00.

Dini hari itu truk yang dikemudikan Raul melaju dari arah barat ke timur. Petaka terjadi saat Raul melintas di jalan raya Tambakrejo, Kraton. Saat melintas, ada truk engkel bernopol AG 9861 UA yang di kemudikan Agus Suyanto, warga Pasuruan. Truk itu hendak berbelok ke Selatan.

...

Curi Sapi Bareng Suami, Ibu Tiga Anak Dibui

BANGIL-Meri Melitatiwi, 28, warga Desa Kalimucang, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan ini hanya bisa menyesali perbuatannya. Dia harus meringkuk di balik jeruji penjara, karena nekat mencuri sapi. Pencurian itu dilakukannya di  Dusun Tongowa, Desa Jatiarjo,  Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan.

Ia tidak sendirian. Pencurian tersebut dilakukan bersama suaminya, Junaki, yang tertangkap duluan bersama  beberapa rekannya.  Perbuatannya tersebut, tak hanya  membuat dirinya meringkuk di balik penjara. Ia pun harus  merelakan tiga buah hatinya,  hidup tanpa kasih sayangnya.

Kasubag Humas Polres Pasuruan AKP Yusuf Anggi menyampaikan, pelaku Meri ditangkap, lantaran  keterlibatannya dalam aksi pencurian sapi milik Wakit, 70, warga Dusun Tongowa.  Pencurian itu sendiri dilakukan pada 12 Desember 2015.

Sapi berusia 9 bulan itu diembat komplotan pelaku, seki...

Kamis, 25 Februari 2016

Curi Tebu, Mantan Kades Dibui

PAJARAKAN- Eks Kepala Desa Karang pranti, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo Kuspriyadi, 62, harus kembali berurusan dengan polisi. Selasa (23/2) lalu, bersama temannya, Atim Sumodiharjo, 57, ia dibekuk jajaran Satreskrim Polres Probolinggo.

Sebab, mereka telah menebang dan mencuri pohon tebu sebanyak 13 truk. Pencurian tebu milik korban Kusdarto, Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, itu terjadi pada Desember 2015. Kuspriyadi berani menebang pohon tebu dengan bermodal memiliki hak atas lahan yang tengah ditanami tebu dengan menunjukkan fotokopi akta lelang.

Selain itu, Kuspriyadi juga mengaku mendapatkan backing oknum Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) asal Kabupaten Probolinggo. Sehingga, ia berani menebang dan menjual tebu milik orang lain ke daerah Malang. Dalam sebulan Desember, tersangka sudah berhasil menjual tebu sebanyak 13 truk. Sedangkan, satu truk ...

Kontroversi Salat Bahasa Jawa

MUI Pilih Tunggu Laporan

WONOMERTO - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo tampaknya cukup berhati-hati menyikapi adanya  sekeluarga asal Desa Sumberkare,  Wonomerto, yang salat menggunakan bahasa Jawa. Sejauh ini, MUI setempat masih memilih menunggu laporan  dari MUI kecamatan dan muspika setempat.

Adanya sekeluarga yang salat menggunakan bahasa Jawa itu, kemarin sejatinya juga jadi pembahasan di rapat pengurus harian MUI. “Tadi (kemarin) baru disampaikan informasi ini kepada pengurus. Untuk tindak lanjut, masih belum. Kami menunggu  laporan terlebih dahulu dari MUI  Kecamatan dan Muspika setempat,” ujar H.Yasin, sekretaris MUI  Kabupaten Probolinggo.

Penjelasan Yasin kemarin sedikit berbeda dengan yang disampaikannya sebelumnya. Yakni,  pihaknya akan menindaklanjuti informasi tentang keluarga yang salat menggunakan bahasa Jawa dan m...

Temukan Bangkai Sapi Curian

KEDOPOK - Seekor sapi betina diduga hasil curian ditemukan mati di kebun milik warga, tepatnya di Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, kemarin (25/2).  Sapi tersebut ditemukan berada di dalam sungai  yang mengering, dengan kedalaman satu meter.

Diketahui, sapi tersebut milik Suryo, 71, warga  Kelurahan Kedopok yang hilang dini hari kemarin  (25/2) sekitar pukul 02.00. Sapi tersebut pertama  kali ditemukan oleh Marhan, menantu Suryo  11 jam kemudian. “Sapi itu hilang sejak jam 2  tadi (kemarin, Red). Itu, sapi satu-satunya milik  saya,” ujarnya.

Pihak keluarga kemudian mencari tahu keberadaan sapi tersebut. Tidak hanya di  Kelurahan Kedopok saja, namun sampai ke kelurahan lain. Diantaranya, Kareng Lor. “Akhirnya ketemunya di sini, tapi sudah mati. Yang nemu tadi mantu saya,” ujarnya.

Suryo mengaku merugi hingga Rp 8,3 juta akib...

Jambret, 4 Remaja Diamankan

3 di Antaranya Berstatus Pelajar

GADINGREJO-Empat sekawan berusia remaja harus berurusan dengan polisi. Betapa tidak, di usianya yang masih belasan tahun itu, keempatnya sudah berani menjambret. Mereka pun akhirnya harus diproses hukum. Dari keempat pelaku, Polsek Gadingrejo hanya menahan  satu diantaranya.

Sementara tiga pelaku lain dikembalikan ke orang tuanya dan dikenai wajib lapor. Pasalnya, tiga pelaku masih berusia di bawah umur. Statusnya masih pelajar pula. Pelaku jambret yang ditahan itu adalah Avian, 18, warga Desa/Kecamatan Kraton. Sementara tiga kawannya adalah R, Rh, dan N yang masih menjadi pelajar SMA.

“Tiga pelaku yang masih pelajar itu, hanya kami kenai wajib lapor. Sebab, usia mereka belum cukup untuk di proses pidana,” beber Kompol Herry Sucahyo, kapolsek Gadingrejo. Aksi jambret sekawanan remaja ini terjadi pada Minggu  (21/2) ...

Bawa Sajam, Pak Haji Dibekuk

NGULING - Gara-gara membawa celurit, Hasan Amin, 31, warga Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, diamankan polisi. Lelaki yang sudah menjadi “Pak Haji”, itu ditangkap Senin (22/2) pagi oleh Polsek Nguling Resort Pasuruan Kota di jalan Desa Kapasan, Kecamatan Nguling.

Penangkapan itu bermula dari kedatangan Hasan Amin ke Nguling ke rumah saudaranya. Kedatangan Amin rupanya juga punya tujuan lain. Dia ternyata memiliki dendam dengan Kades Sedarum. Bahkan, sepekan sebelumnya, lelaki ini sempat berseteru dengan keluarga Kades Sedarum.

Singkatnya, sampai di Nguling dia bertemu dengan keluarga kades. Adu mulut pun terjadi dan Hasan Amin sampai harus mengeluarkan senjata tajam berupa celurit, yang dibawa dari rumah. Ketakutan, keluarga kades lalu menghubungi polisi. Tak lama berselang, polisi meringkusnya.

Baca selengkapnya

Ulat Resahkan Warga

Jumlah Ribuan,  Bau Menyengat

WINONGAN - Warga Desa Sumber Rejo di Kecamatan Winongan, sejak tiga bulan belakangan ini sedikit resah. Itu, setelah ulat banyak didapati di  rumah warga. Bahkan, menimbulkan bau menyengat, jika diusik. Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, ulat ini ditemukan di tiga dusun. Yakni Dukuh Tengah, Banyubiru, dan Sumber Rejo.

Ulat  ini muncul dari tanah dan banyak  terdapat di halaman rumah warga. Ada juga yang masuk sampai  ke dalam rumah. Jumlahnya yang banyak membuat warga merasa tak nyaman. Saking banyaknya, jika dikumpulkan  bisa sampai separo ember  ukuran sedang.

Seperti yang terlihat di rumah  Farida, 30. Ulat merayap di dinding  rumahnya. Farida yang memiliki anak berusia di bawah tiga tahun (batita), sampai harus menyapu pelataran rumahnya, lebih sering. “Saya khawatir masuk ke rumah. Jijik, apalagi kalau sampai men...

Sebut Agama Suci, Salat Pakai Bahasa Jawa

PROBOLINGGO - Mengaku sebagai penganut ajaran agama suci, sejumlah warga di Sumberkare, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, salat dalam bahasa Jawa. Mereka pun salat lima kali sehari.  Total ada 20 warga yang menganut ajaran ini.

Mereka terdiri atas empat rumah yang tinggal di satu pekarangan. Semuanya masih satu keluarga. Kemarin siang (23/02), deretan rumah ini tampak lengang. Hanya ada seorang ibu lanjut usia sedang mendengarkan siaran radio. Dia adalah Soraya, 60.

Dengan ramah, Soraya menerima wartawan koran ini di rumahnya. Dia pun bercerita banyak tentang keyakinan yang dianut keluarganya. Mereka tidak menyebut diri sebagai Islam. Namun,  sebagai penganut ajaran agama  suci. “Ini agama suci,” ujar Soraya saat menyebut keyakinannya  tersebut.

Meskipun tidak menyebut Islam, namun kegiatan ibadah yang dilakukan ajaran ini, mirip dengan k...

Curi Burung, Nyonyor Dimassa

GADINGREJO - Abdul Nuri, 39, nyaris saja meregang nyawa. Warga Desa Plososari, Kecamatan Grati itu, Selasa (23/2) lalu menjadi bulan-bulanan massa. Penyebabnya, dia ketahuan mencuri burung di Jalan Irian Jaya, Kecamatan  Gadingrejo.

Kalau saja polisi tak cepat datang, kemungkinan pelaku sudah tewas. Betapa tidak, waktu itu puluhan warga sudah mengepungnya. Lokasi tempat pelaku mencuri ini, berdekatan dengan Markas Yon Zipur 10. Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, pencurian  itu tidak dilakukan pelaku sendirian.

Pagi itu, sekitar pukul 07.30, pelaku bersama H, rekannya. Keduanya mengendarai Yamaha Vixion dan pelaku berada di boncengan. Keduanya mengincar rumah Sugiantoro yang penghobi burung. Cara keduanya mencuri sangat  cepat.

Hanya dalam hitungan  detik, dua sangkar burung berisi  murai batu dan love bird,  berhasil dibawa. Begitu ...

Dorrr, DPO Tewas

Melawan Polisi dengan Sajam

KRAKSAAN - Warga Desa Maron Kulon, Kecamatan Maron, sempat geger. Kemarin (24/02), polisi menembak  mati Devi Kurniawan, 27,  DPO spesialis pencurian di Paleran,  Desa Maron Kulon, Kecamatan Maron. Pasalnya, DPO asal Desa Karangbong,  Kecamatan Pajarakan, itu berusaha melawan menggunakan celurit saat akan ditangkap.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00, kemarin. Upaya penangkapan terhadap DPO Devi, merupakan hasil pengembangan terhadap tersangka inisial Z, beberapa hari lalu. Itu, berawal saat petugas yang menggelar  operasi rutin, mendapati motor  yang rumah kuncinya jebol.

Setelah disanggong, diketahui tersangka Z yang mengendarai motor itu. Z pun langsung dicegat dan di minta menunjukkan surat-surat kelengkapan berkendara. Namun, tesangka Z itu tidak dapat menunjukkan STNK sepeda motor  itu. Nah dari situ, tersan...

Truk v Truk, 3 Terluka

BEJI-Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Cangkringmalang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, sore kemarin (24/2). Tiga kendaraan terlibat tabrakan hingga membuat sejumlah korban mengalami luka. Korban luka itu di antaranya Sujito, 42, warga Ponowaren, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo; Hira Puji Surya Adi, 39, warga Desa Jati,  Kecamatan Sidoarjo; dan Soin, 30, warga Genteng Tam bak Dalam, Surabaya.

Informasi yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, peristiwa kecelakaan itu berlangsung sekitar pukul  16.15. Bermula dari truk nopol N 9023 UW yang melaju dengan kecepatan sedang dari arah Surabaya.  Truk yang dikemudikan Yusuf Arif Suryadi, 28, warga  Desa Labuhan, Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang itu, tiba-tiba selip saat berada di Jalan  Raya Cangkringmalang, Kecamatan Beji.

Tanpa bisa dikuasai Yusuf, truk itu mengarah ke kanan. Saat bersamaan, muncul sebuah truk boks yang dikend...

Selasa, 23 Februari 2016

Buang Hajat, Hilang Dua Hari

Diduga Hanyut Terseret Arus Sungai Gembong

PURWOREJO - Hujan deras yang mengakibatkan banjir di 10 kelurahan di Kota Pasuruan, kembali memakan korban. Ini, lantaran hujan  mengakibatkan debit tiga sungai naik, sungai Gembong, Petung, dan Welang, menghanyutkan seorang warga di Jalan Jambangan, Kelurahan/ Kecamatan Purworejo.

Warga itu diketahui bernama Abdul Choliq, 64, warga RT 6/ RW 2. Lelaki yang sehari-hari menjadi takmir masjid Baiturohmah itu, hilang sejak Minggu (21/2). Dia diduga kuat hanyut saat buang hajat di sungai Gembong.  Kebetulan saat itu, sungai  Gembong sedang naik debit airnya, lantaran hujan deras.

Hilangnya Choliq juga diperkuat dari keterangan warga sekitar.  “Minggu sekitar pukul 13.00, sempat ada yang melihat Choliq hendak menuju sungai Gembong. Korban memang sudah terbiasa buang hajat di sungai,” beber  Subur, ketua RW 2.Baca selengkapnya

Tabrak Pencari Rumput, Pemotor Tewas

TONGAS - Nahas dialami Hendra Murdiono, 20, warga Desa Malasan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Saat hendak pulang ke rumahnya, dia menabrak seorang pencari rumput, kemarin (23/02). Korban pun jatuh dan tewas.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Raya Tongas, sekitar pukul 16.30. Saat itu, korban mengendarai Honda Revo bernopol P 3644 SI dari barat. Sampai  di simpang tiga Desa Curahtulis, tiba-tiba seorang pencari rumput menyeberang. Tepatnya,  sekitar 200 meter sebelum Monumen Laka.

Korban yang mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, diduga tidak melihat ada pencari rumput sedang menyeberang. Korban pun terus melajukan  motornya. Akibatnya, motor korban menabrak pencari rumput. Korban pun  jatuh ke selatan jalan.

Sementara pencari rumput sendiri, sampai berita ini ditulis tidak ditemukan keberadaannya.  Di saat bersamaan, sebuah pikap bermua...

Panen Tersangka Narkoba dalam Dua Pekan

PASURUAN - Dalam dua pekan, Satreskoba Polres Pasuruan Kota berhasil meringkus 18 pengedar narkoba. Dari 18 pengedar yang sudah menjadi tersangka itu, satu dikategorikan sebagai bandar lantaran diduga  sering memasok narkoba jenis sabu-sabu (SS).

Kemarin ke-18 tersangka itu dirilis Polres Pasuruan Kota. Tak hanya memamerkan para  tersangkanya. Polisi juga menunjukkan sejumlah barang bukti. Di antaranya sejumlah paket  SS  yang jika ditotal beratnya mencapai 10,19 gram, serta 21 ribu pil dextro dan trihexyphenidyl.

Kapolresta Pasuruan AKBP Yong Ferrydjon  mengatakan,  seluruh tersangka diringkus dalam  kurun waktu 1-15 Februari saat kepolisian  menggelar Operasi Tumpas Semeru. Seluruhnya adalah pengedar yang sering mengedarkan narkoba di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

“Satu orang diduga bandar besar. Dia adalah Busar, 37, warga Kelurahan Ngempl...

Laka Beruntun, Satu Tewas

Dipicu Rem Truk Tronton Blong

PURWODADI–Kecelakaan Beruntun terjadi di jalan raya jurusan Malang-Surabaya, tepatnya Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Senin (22/2) malam sekitar pukul 22.00. Dalam kecelakaan yang melibatkan lima kendaraan itu, satu orang tewas. Yakni, sopir truk tronton Abdul Rachman, 56, warga Desa   Bokor, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang.

Abdul Rachman, pengemudi truk tronton nopol L 8306 UZ tewas meski sempat dirawat di UGD Puskesmas Purwodadi. Diduga, ia tewas karena mengalami luka memar parah di dada dan robek kaki kanan. Sopir truk muat gula itu tergencet dan baru bisa  dievakuasi 10 menit usai kendaraannya berhenti. Saat itu, sopir sempat tidak sadarkan diri.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, truk tronton melaju dari arah selatan ke utara d...

Tinjau Hiburan Malam, Banleg Temukan Mihol

MAYANGAN - Perda Kota Probolinggo Nomor 3/2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol (mihol), ternyata tak cukup bertaji. Buktinya, Senin malam (22/2), Badan Legilasi (Banleg) DPRD Kota Prooblinggo, menemukan penjualan mihol golongan A di tempat hiburan malam.

Padahal, dalam perda itu disebutkan, semua golongan mihol hanya boleh dijual langsung di hotel berbintang tiga, empat, atau lima. Juga di restoran dengan tanda talam kencana dan  tanda talam salaka. Serta, bar yang semuanya tak ada di Kota Probolinggo.

Hypermarket dan supermarket, hanya boleh menjual miras golongan A, tapi tidak untuk diminum di tempat.  Tak hanya itu, Banleg juga mendapati salah satu pengunjung membawa Vodka. “Saat ditanya  ke manajemen, katanya (tamu, Red) membawa  dari luar. Tidak beli di tempat,” ujar Ketua Banleg  DPRD Kota Probolinggo Hamid Rusdi.

Padah...

Senin, 22 Februari 2016

Banjir Kepung Kota Pasuruan

Di Kejayan, Satu Tewas Terseret Arus

PASURUAN - Banjir kembali melanda kawasan Pasuruan raya. Hujan deras yang mengguyur Pasuruan sejak Minggu  (21/2) sore hingga malam, membuat  sejumlah kecamatan terendam banjir. Ribuan rumah dan arus pantura kembali tergenang air.

Bahkan, di Kabupaten Pasuruan yakni di Kejayan, banjir membuat satu orang harus meregang nyawa karena terseret arus sungai. Banjir mulai dirasakan warga Kota  Pasuruan saat jarum jam menunjukkan pukul 20.00. Banjir Minggu malam lalu lebih parah ketimbang banjir yang melanda sehari sebelumnya.

Sedikitnya sepuluh kelurahan di empat kecamatan yang ada di Kota Pasuruan, terendam banjir. Yaitu, Kecamatan Gadingrejo,  Panggungrejo, Bugul Kidul dan Purworejo. Sementara 10 kelurahan di empat kecamatan itu,  utamanya kelurahan yang dilalui  tiga sungai besar. Yak...

Curi Uang, Telapak Tangan Dibakar Lilin

Siswi MI Laporkan Pengasuh Pesantren

KRAKSAAN - Kasus kekerasan pada anak kembali terjadi di Kabupaten Probolinggo. Kali ini korbannya CP, 10, siswi kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebuah  pesantren di Kecamatan Tiris. Telapak tangannya diduga dibakar dengan lilin.

Terduga pelakunya adalah AD, pengasuh pesantren tempat CP mondok. Karena itu, AD pun dilaporkan dengan dugaan melakukan kekerasan pada anak, kemarin (22/02). Korban CP melapor dengan didampingi Lilik Rusmini, 31,  kakak sepupunya ke Kantor Unit PPA Polres Probolinggo.

Berdasarkan keterangan yang diperoleh Jawa Pos Radar Bromo, penganiayaan itu terjadi pada pertengahan Desember 2015. Namun, sampai kemarin masih  ada bekas luka bakar di telapak tangan kanan korban. Kejadian itu bermula saat korban mencuri uang Rp 5.000 milik  teman satu pesantren berinisial  PP.

Baca selengkapnya

Warga Candiwates Lurug Pemkab

Tuntut Bupati Cabut SK Pemberhentian Kades

PASURUAN - Sedikitnya 200 warga Desa Candiwates, Kecamatan Prigen, kemarin (22/02) berunjuk rasa. Mereka melurug kantor Pemkab Pasuruan di Jalan  Hayam Wuruk. Di sana, mereka ngotot meminta Bupati Pasuruan mencabut Surat Keputusan (SK) yang  memberhentikan Sueb sebagai Kades Candiwates.

Warga yang pro terhadap Sueb menilai, SK pemberhentian  yang dikeluarkan tanggal 1 Februari itu, penuh dengan kontroversi. Alasannya, SK itu banyak kesalahan karena tidak sesuai dengan Peraturan Daerah tentang pengangkatan dan pemberhentian Kades.

Selain itu, warga masih berharap pemkab mencabut SK itu dan Sueb bisa kembali memimpin desa. Dari pantauan Jawa Pos Radar  Bromo, aksi unjuk rasa itu dilakukan pukul 09.30. Pagi itu ratusan warga datang dengan berbondong-bondong.

Mereka mengenda...

Tetapkan 5 Suporter Jadi Tersangka

Polisi Nilai Terbukti Lakukan Pengeroyokan

PASURUAN-Satreskrim Polres Pasuruan Kota akhirnya menetapkan 5 tersangka dalam kasus pengeroyokan yang dilakukan suporter  tim sepak bola asal Malang. Kelimanya dinilai terbukti melakukan pengeroyokan terhadap Misnadi, 33, warga Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

Tidak hanya menetapkan tersangka. Kelimanya sejak kemarin juga dikenai penahanan. Kelima suporter yang menjadi tersangka itu masing-masing Fatkuroji, 23, warga Kedoyo Timur, Pakis, Kabupaten Malang; Farid Pratama, 18, warga Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara; Rizky Prasetiawan, 23, warga Bumiayu, Kedungkandang, Kota Malang; M. Rizal Andi Wijaya, 23, warga Sawojajar, Kota Malang; dan Okvantris, 29, Gadang, Sukun, Kota Malang.

Kelimanya diduga ikut bersama-sama mengeroyok Misnadi dalam insiden Minggu (21/2) lalu. “Tidak hanya ...

Geger Makam Dibongkar

LUMBANG - Warga Dusun Krandon, Desa Tandonsentul, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, kemarin (22/2) pagi geger. Sebab, sebuah makam yang masih berumur 5 hari  dibongkar orang tak dikenal. Syukur, jenazah almarhumah Tutik alias Mega yang dikebumikan dalam kubur itu, tak sampai  hilang.

Padahal, kala itu pelaku sudah berhasil menggali makam Tutik, sedalam satu meter. Bahkan, sudah berhasil membuka satu papan  pemisah antara tumpukan tanah dengan jenazah  Tutik. Peristiwa ini kali pertama diketahui oleh seorang   Takmir Masjid Krandon, Syafii, 40.

Saat itu, sekitar pukul 05.00 WIB, Syafii yang baru saja salat Subuh hendak pulang. Saat melewati kompleks pemakaman di sisi barat masjid, Syafii melihat ada gundukan tanah. Penasaran, Syafii pun menghampirinya. Saat itulah, Syafii melihat makam Tutik yang  meninggal dalam usia 38 tahun itu, sudah digali.

Baca selengkapnya

Kontrak Diputus, Buruh Pabrik Rokok Demo

SUKOREJO–Puluhan buruh yang tergabung dalam SBSI Metal Pasuruan melakukan aksi unjuk rasa di depan pintu masuk menuju pabrik rokok PT H.M. Sampoerna, kemarin (22/2). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes tidak dipekerjakannya  kembali 13 orang buruh kontrak.

“Aksi ini merupakan bentuk protes adanya tidak dipekerjakan kembali 13 orang buruh kontrak, sekaligus dukungan perjuangan untuk menentangnya. Kami nilai kurang tepat,” jelas Achmad Soim, korlap aksi dari SBSI Metal Pasuruan.

Pendemo juga membawa sejumlah poster bernada protes. Belasan buruh ini, menurut Achmad Soim, bekerja di PT H.M. Sampoerna, di bawah kendali PT ISS Indonesia selaku perusahaan outsourcing. Nah, belasan buruh ini diputus kontraknya Januari lalu de ngan alasan sudah tidak cakap. Padahal, mereka sudah bertahuntahun  bekerja.

“Harusnya ini tidak terjadi dan kami rasa han...

Senggol Dua Pelajar, Pemoge Kabur

PAITON - Dua pelajar SMKN 1 Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, menjadi korban tabrak lari pengendara motor gede (moge) di Jalan Raya Pantura, Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, kemarin (22/2).

Akibatnya, kedua korban harus dilarikan ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan karena mengalami patah kaki. Kedua siswa itu sama-sama warga Kecamatan  Paiton. Yakni, Yudistira, 17, warga Desa Petunjungan dan Salman Alfarizi, 17, warga Desa Pandean.

Mereka tercatat sebagai pelajar kelas XI SMKN 1 Kraksaan. Keduanya, sama-sama mengalami patah kaki kanan. Yudistira mengaku, saat itu hendak pulang dari sekolahnya di Kecamatan Kraksaan. Bersama Salman, Yudistira mengendarai sepeda motor  Honda CBR 150. Dengan kecepatan sedang, ia melajukan kendaraannya di Jalan Panturan dari barat.

“Waktu itu, saya mau pulang dari...

Minggu, 21 Februari 2016

Aniaya Pengguna Jalan, Puluhan Suporter Diamankan

REJOSO - Sekitar 50 suporter sepak bola asal Malang, kemarin diamankan di Mapolres Pasuruan Kota. Mereka diamankan lantaran diduga menganiaya pengguna jalan yang melintas di Jalan Raya Rejoso, tepatnya di Desa Kemantren, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, aksi dugaan penganiayaan itu terjadi dini hari. Peristiwa bermula saat rombongan suporter tim sepak bola asal Malang itu, hendak  melakukan perjalanan ke Bali  untuk menyaksikan tim  kesayangannya bertanding di  Bali Island Cup.

Rombongan itu berangkat dengan menggunakan sejumlah kendaraan. Ada yang menaiki mobil pribadi, ada pula naik bus pariwisata. Sekitar pukul 03.00, rombongan itu melintas di Jalan Raya Kemantren. Kebetulan di dekat perlintasan lori (kereta untuk  mengangkut tebu), terjadi kecelakaan  beruntun kala itu.

“Laporan awa...

Tersenggol, Pelajar Celurit Teman

KANIGARAN - Hanya masalah sepele, salah seorang siswa sebuah SMA di Kota Probolinggo, berinisial Ai, 17, nekat mencelurit temannya. Akibatnya, korban yang berinisial DAD, 17, terluka robek di tangan kiri akibat sabetan celurit.

Tawuran antar pelajar itu, terjadi di Jalan Citarum, Kelurahan Curahgrinting,  Kecamatan  Kanigaran, Kota Probolinggo, Sabtu (20/2)  sekitar pukul 16.00 WIB. Informasinya, sebelum kejadian, korban dan pelaku yang satu sekolah mengikuti acara pentas seni di sekolahnya.

Dalam acara itu, mereka berjoget bareng. Di tengah-tengah asyiknya berjoget, di antara mereka saling bersenggolan. Nahas, saat  keluar sekolah, korban dihadang Ai dan di ajak berkelahi. Parahnya, kala itu Ai sudah membawa celurit.

Tanpa basa-basi lagi, Ai yang warga Posangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, itu langsung menyabet korban. Sabet...

Ribuan Rumah Terendam

Jalur Pantura Ditutup Empat Jam

GADINGREJO - Luapan sungai Welang kembali membuat ribuan rumah di kawasan perbatasan Kota-Kabupaten Pasuruan  Sabtu (20/2) sampai dini hari  kemarin terendam banjir. Tak  hanya itu, jalur pantura (pantai  utara) Surabaya-Banyuwangi di Kraton pun sempat lumpuh sekitar empat jam.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, sejak malam hari kawasan Kota dan Kabupaten Pasuruan dilanda  hujan pada Sabtu (20/2) lalu. Hujan cukup merata karena di kawasan hulu seperti di Kecamatan Puspo maupun Purwodadi, juga diguyur hujan lebat.

Nah, air kiriman pasca hujan itulah yang membuat sungai Welang meluap. Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, puluhan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pengairan, Dinas Kesehatan Kota dan Kabupaten Pasuruan, serta Muspika setempat ikut mengevakuasi warga denga...

Hanya 1 SMA Siap Unas Online

KRAKSAAN - Jumlah lembaga pendidikan tingkat SMA dan SMK di bawah naungan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo, mencapai 105 lembaga. Terdiri atas  69 SMA dan 46 SMK. Tapi, tahun ini hanya 11 lembaga yang dinyatakan  siap menggelar Ujian Nasional  Berbasis Komputer (UNBK).

Dibanding tahun lalu, jumlah itu memang meningkat. Tahun lalu,  hanya ada 2 lembaga pelaksana UNBK. Yakni, SMKN 1 Kraksaan dan SMKN 2 Kraksaan. Tahun ini ada 11 lembaga, baik sekolah negeri dan sekolah swasta.

Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Dispendik Kabupaten Probolinggo Fathur Rozi mengatakan, tahun ini ada 10.028 siswa  SMA-SMK yang akan mengikuti  unas. Namun, yang akan mengikuti  UNBK hanya sekitar 1.717 siswa.

“Ada 1 lembaga SMA dan 10 lembaga SMK yang melaksanakan UNBK tahun ini,” ujarnya, kepada Jawa Pos Radar Bromo.  Fathur mengakui, masih ada keterbata...

Antisipasi Banjir, Gerebek Sampah di Hulu

GEMPOL-Puluhan warga bahu membahu memungut sampah di Kali Nyangsang, Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, kemarin (21/2). Bersih-bersih ini dilakukan untuk  mengantisipasi banjir di musim hujan ini. Bersih-bersih yang dikemas dalam acara

“Gerebek Sampah” itu, diikuti warga sekitar Sumbersuko. Juga para relawan dan pegiat lingkungan dari luar desa, seperti Pandaan, Prigen, dan beberapa desa lain.  “Ini bagian dari bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan sekitar. Kami pilih ber sih-berih di hulu sungai karena di hulu, sampahnya menumpuk,” terang  Toni, ketua Forum Komunitas Peduli  Lingkungan  (FKPL) Kabupaten Pasuruan.

Tak sekadar membersihkan sungai dari sampah, menurut Toni, aksi ini dilakukan sebagai antisipasi bencana alam di musim hujan. Seperti banjir, plengsengan atau tanggul jebol, dan yang lain. Toni menyebut, Kali Nyangsang sendiri merupakan hulu dari Kali Kambang dan Kali ...

Sabtu, 20 Februari 2016

Pembangunan Tribun Banyubiru Kandas

Terkendala Kecilnya Anggaran

WINGONGAN - Rencana Pemkab Pasuruan menambah fasilitas wisata di tempat wisata Pemandian Alam Banyubiru, di Desa Sumberejo, Kecamatan Winongan, itu gagal.  Alasannya, tahun ini pemkab tak mempunyai  anggaran yang cukup untuk membangun  fasilitas wisata berupa tribun itu.

Kepala Dinas Kebudahaan dan Pariwisata  Kabupaten Pasuruan, Trijono Isdijanto mengatakan, semula pihaknya berencana membangun tribun di Pemandian Alam  Banyubiru. Tujuannya, untuk menunjang wahana wisata di sana.

Namun, rencana itu harus harus ditunda untuk sementara. Sebab, tidak adanya support anggaran dari Pemerintah Pusat, seperti digadang-gadang sebelumnya. “Anggaran yang kami peroleh dari pusat untuk sektor wisata tidak besar. Makanya,  tidak bisa untuk membangun tribun tahun ini,” ujar Trijono, kemarin (20/2).

...

Empat Kecamatan Jadi Kecamatan Ramah Anak

KRAKSAAN-Tahun ini Pemkab Probolinggo, berusaha mewujudkan empat kecamatan menjadi Kecamatan Layak  Anak. Langkah itu sebagai tindak lanjut menuju Kabupaten Layak Anak (KLA).  Empat kecamatan itu meliputi Kecamatan Kraksaan, Kecamatan Krejengan, Kecamatan Besuk, dan Kecamatan Paiton.

“Kecamatan pertama yang  menjadi Kecamatan Layak anak, adalah Kraksaan. Sebagai ibu kota, Kraksaan juga akan menjadi percontohan bagi  kecamatan lain yang dijadikan sebagai Kecamatan layak Anak,” ujar Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Probolinggo, Endang Astuti.

Menurutnya, ada beberapa syarat  untuk menuju Kecamatan Layak Anak.  Seperti, adanya fasilitas umum yang ramah anak, fasilitas pendidikan, serta fasilitas kesehatan di tingkat kecamatan juga harus layak anak. “Seperti di Kecamatan Kraksaan, di Desa Sumberlele, sudah disediaka...

Kejar MAN IC, Dewan Konsultasi ke Batam

Tanah Harus Segera Diserahkan

BANGIL - Sejumlah langkah dilakukan anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, agar pembangunan MAN IC bisa terlaksana. Salah  satunya berkonsultasi dengan Pemkot Batam yang dilakukan jajaran komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan, Shobih Asrori menyampaikan, kesempatan pembangunan MAN IC hanya tersedia dalam P-APBN 2016. Bila anggaran MAN IC tak tersedia, dipastikan Kemenag pusat tak lagi mengalokasikan anggaran di tahun-tahun berikutnya.

“Karena itulah, kami berupaya untuk mengejar hal itu. Salah satunya dengan berkonsultasi  ke Pemkot Batam,” ungkap Shobih  melalui sambungan seluler  kemarin. Shobih menyampaikan, Pemkot  Batam baru saja memperoleh  program dari Kemenag pusat. Yaitu, pembangunan MAN IC.

Bahkan, di sana pembangunan MAN IC sudah direalisasik...

Mengemban Misi Dakwah di Dataran Tinggi

HANYA sedikit catatan yang bisa dihimpun dari kebesaran Sayyid Yahya atau yang lebih dikenal Ki Ageng Penanggungan. Sampai kini, kebesaran Sayyid Yahya kebanyakan berasal dari cerita turun temurun. Selebihnya, makamnya yang ada di Dusun Penanggungan, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol adalah salah satu bukti bahwa di masanya, Sayyid Yahya pernah menjadi tokoh penting.

Adanya Desa Kejapanan diyakini juga dipengaruhi oleh latar belakang sejarah Ki Ageng Penanggungan. Sebelum masa penjajahan, wilayah Desa Kejapanan dahulu bernama  Penanggungan.Nama Penanggungan diambil karena wilayahnya di sekitar lereng Gunung Penanggungan.

Di abad 15 silam, saat itu Sayyid Yahya memang punya tujuan syiar Islam. Tak hanya di Kabupaten Pasuruan. Tokoh yang diyakini paman dari Sunan Ampel itu, juga melakukan syiar sampai kawasan Mojosari dan Mojokerto.

Namun saat melakuk...

Jumat, 19 Februari 2016

Hilang Sebulan, Ditemukan Tinggal Kerangka

GRATI - Warga Desa Cukurgondang, Kecamatan Grati, sore kemarin dibuat heboh. Itu, lantaran di Dusun Krajan, desa setempat, tepatnya di sekitar RT  1/RW 1, ditemukan mayat yang sudah tinggal kerangka di sebuah tegalan (kebun).

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, jenazah itu kali pertama ditemukan warga yang sedang mencari rumput. Saat itu warga yang diketahui bernama Majid, mencari rumput di tegalan. Saat asyik mencari rumput, Majid mencium bau busuk. Ia lantas mengecek lokasi sekitar.

Saat itulah dia menemukan sesosok tubuh  yang terbalut baju lusuh.  Tubuh yang sudah tidak bernyawa  itu ada di dekat gubuk. Bahkan, hanya tersisa tulang dan kerangkanya. Temuan itu membuat  Majid mencari pertolongan karena khawatir jenazah tersebut  adalah korban pembunuhan.

Tak berselang lama, warga pun berdatangan. Termasuk petugas dari Polsek...

Lelang Kursi Sekwan Batal

Dua Pimpinan Dewan Kukuh Menolak

MAYANGAN - Lelang jabatan posisi sekretaris dewan kembali jadi sorotan kalangan dewan. Komisi A DPRD setempat meminta lelang jabatan kursi sekwan itu dibatalkan. Desakan itu di sampaikan dalam rapat dengar pendapat (hearing) bersama panitia seleksi   (pansel) dan badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (Baperjakat), Kamis (18/2) malam.

Hearing itu sendiri dihadiri Sekda Johny Haryanto; Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sukam; Ketua Pansel  Tartib Goenawan; Kabag Organisasi Budiono Wirawan, dan sejumlah pejabat  terkait lainnya. Kami minta tidak meneruskan lelang jabatan sekwan yang tidak  mendapat persetujuan pimpinan,” kata Ketua Komisi A Ali Muhtar  usai hearing.

Tak hanya itu, ke depan, eksekutif diminta berkomunikasi dengan pimpinan bila akan melelang jabatan sekwan. “Dikomunikasikan dulu sebelum muncul p...

Galau, Remaja Putri Minggat

Diduga Masalah Asmara

KADEMANGAN - NA, 15, gadis kelas 1 sebuah Madrasah Aliyah di Kota Probolinggo, dilaporkan minggat dari rumahnya. Pihak keluarga yang cemas melaporkan kejadian ini ke Polsek Wonoasih,  kemarin (19/2). Keluarga menduga, minggatnya sang anak disebabkan masalah asmara.

Keluarga NA yang berasal dari Kecamatan Kademangan mengatakan, NA minggat sejak Kamis (18/2) malam sekitar pukul 21.00. Hal ini diungkapkan  oleh Suheri, 50, ayah NA pada koran ini.  “Dia keluar dari rumah sekitar jam 21.00. Dia ndak pamit atau apapun kepada keluarga. Saya  juga ndak tahu dia keluar dengan siapa. Orang  rumah juga mikirnya dia keluar sebentar. Ternyata sampai jam 24.00 dia tidak pulang-pulang juga,”  ujar Suheri.

Tentu saja, pihak keluarga kebingungan. Suheri  lantas meminta bantuan anggota keluarga lainnya untuk mencari keberadaan putri keduanya it...

Kamis, 18 Februari 2016

Jatuh, Pengendara Motor Terlindas Kontainer

GEMPOL-Nahas dialami Wari Sholeh, 58, warga Dusun Sangarejo, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Ia tewas mengenaskan setelah terlindas kontainer, kemarin pagi (18/2) sekitar pukul 07.00.  Peristiwa itu terjadi di jalan raya jurusan Malang-Surabaya, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol.

Saat itu, korban seorang diri mengendarai motor Yamaha Jupiter nopol N 2611 TY. Dia melaju dengan kecepatan rendah di  bahu jalan, dari selatan ke utara. Sesampainya di lokasi kejadian, korban berniat naik ke badan jalan. Namun, motornya tersenggol bodi kontainer  nopol L 8290 UY yang berjalan searah  di lajur lambat.

Saat itu juga, korban kehilangan kendali. Motornya roboh ke bahu jalan, sedangkan korban jatuh ke badan jalan. Tubuhnya pun langsung terlindas  roda belakang sebelah kiri, kontainer tersebut. Korban pun tewas seketika di lokasi kejadian dengan luka sangat parah.

Baca selengkapnya

Tangkap Tersangka, Warga Sandera Polisi

Polisi Keluarkan Tembakan Peringatan

KRAKSAAN-Upaya anggota Polres Probolinggo menangkap tersangka kasus pencurian di Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (17/2) malam, berlangsung dramatis. KBO Reskrim Polres  Probolinggo Ipda Fauzan yang hendak menangkap maling, malah diteriaki  maling dan disandera warga.

Informasinya, malam itu sekitar pukul 22.30 WIB, Fauzan bersama sejumlah anak buahnya hendak menangkap Maidi, 30. Warga Dusun Karangnyar, Desa Asembakor, Kecamatan Kraksaan, itu disangka mencuri  mesin pompa air.

Karenanya, malam  itu sejumlah polisi mendatangi rmahnya. Tapi, upaya polisi mendapatkan perlawanan dari keluarga Maidi. Saat hendak membawa Maidi ke mapolres, keluarga tersangka berteriak maling sambil menarik KBO Reskrim Ipda Fauzan.

Mendengar teriakan itu, tetangga tersa...

Ribuan Warga Sambut Pemimpin Baru

PURWOREJO-Sepanjang tepi jalan protokol Kota Pasuruan, kemarin siang tampak dipenuhi warga. Mereka rela berpanas-panasan demi menanti kedatangan pasangan Wali Kota Setiyono dan wakilnya, Raharto Teno  usai dilantik.

Ya, usai dilantik pada Rabu (17/2) lalu, pemimpin baru itu tak langsung pulang. Setiyono-Teno baru pulang ke Kota Pasuruan sore kemarin dengan di sambut warga cukup meriah. Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo, massa tampak tumplek blek di pinggir jalan mulai gerbang masuk  Kota Pasuruan di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo hingga ke rumah pribadi  Wali Kota Pasuruan di Jalan Margo Utomo nomor 31, Kelurahan Kebonagung,  Kecamatan Purworejo,  Kota Pasuruan.

Pawai menyambut kedatangan wali kota dan wakil wali kota tersebut diawali dengan sambutan rombongan sepeda onthel. Ada ratusan sepeda onthel yang berada di depan pabrik kulit Gadingrejo atau ge...

Dua Santri Jadi Korban Tabrak Lari

KADEMANGAN–Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Prof. Dr Hamka, Kademangan, Kota Probolinggo, Rabu (17/2) malam. Dua remaja meregang nyawa di jalan usai jadi korban tabrak lari.  Dua remaja bernasib nahas itu adalah Taufik, 18, warga Desa Patalan, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo dan Achmad Habibi, 19, warga Desa Pondok Wuluh, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.

Keduanya diketahui merupakan santri salah satu pondok  pesantren di Kademangan. Informasi yang dihimpun Jawa  Pos Radar Bromo menyebutkan,  kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 20.30. Malam itu, keduanya  berboncengan dengan   mengendarai motor Honda Revo berwarna hijau bernopol N 5322 MB.

Taufik yang mengendarai, sementara Habibi dibonceng. Kedua korban disebutkan melaju dari arah timur ke barat dengan kecepatan tinggi. “Korban berkendara berboncengan. Dari olah TKP, sepeda motor mencoba mendahului kendara...

Temukan Bayi di Teras Rumah

KANIGARAN- Keluarga HM Ali Iskandarsyah, 64, di Jl Asahan, RT 3/RW 1 Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, dikejutkan dengan ditemukannya bayi di teras rumahnya, Minggu (14/2) pagi lalu. Bayi dengan  berat sekitar 1,5 kilogram tersebut, ditemukan sekitar pukul 09.00.

Yang pertama kali menemukannya adalah Muhammad Hasanuddin, 22, anak angkat dari HM Ali Iskandarsyah yang biasa disapa Abah. “Ditemukan  pas mau keluar ke sawah. (Hasanuddin,  Red) Langsung panggil  saya,” kata HM Ali Iskandarnyah  kepada sejumlah wartawan,   kemarin (18/2).

Saat ditemukan, di samping bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ada sebotol susu. Ada pula tiga popok, gedong, dan pakaian bayi yang dibungkus kresek. Ada juga  kertas bertuliskan: “Abah, saya titip anak saya”. Keluarga tak ada yang tahu siapa yang meletakkan  bayi tersebut.

HM Ali Iska...

Kali Jetak Tercemar Solar Pabrik Tekstil

Sementara Dibersihkan Secara Manual

PANDAAN – Diduga ada saluran yang bocor, bahan bakar genset atau diesel di pabrik tekstil PT Eas terntex mengalir ke Kali Jetak, kemarin (18/02). Kali Jetak pun tercemar IDO atau sejenis solar yang menjadi bahan bakar genset.

Kemarin siang, puluhan pekerja PT Esterntex yang terletak di Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan itu pun diterjunkan ke Kali Jetak  di desa setempat. Masih menggunakan seragam kerja, mereka membersihkan Kali  Jetak secara manual.

Pantauan Jawa Pos Radar Bromo di lapangan, lokasi sungai hanya ratusan meter dari pabrik milik investor asal Jepang tersebut. Karena itu, begitu tahu Kali Jetak tercemar, para pekerja pabrik tekstil itu diterjunkan untuk  membersihkan Kali Jetak dari IDO.

Pembersihan dilakukan dengan menggunakan kapas. Kapas dipakai untuk menyaring...

Banjir Surut, Warga Temukan Ular Sanca

GEMPOL - Warga Gang Muslim, Dusun/Desa/Kecamatan Gempol siang kemarin dibikin heboh. Itu, setelah sejumlah warga berhasil  menangkap ular sanca dengan  bobot sekitar 25 kilogram, dengan panjang 2,7 meter dan diameter  perut delapan sentimeter.

“Ular ini berhasil kami tangkap dengan melibatkan sekitar 10 warga saat ular ini berada di dalam  selokan,” ujar Santo, warga setempat. Proses penangkapan ular sanca  itu sendiri tidaklah mudah.   Sebab, hewan melata itu cukup kesit awalnya.

Ular itu sempat bertahan di selokan saat sudah  dikepung warga.  Ular itu baru keluar sejam kemudian usai disanggong warga. Ular itu keluar karena terpancing dengan perangkap ayam yang dibuat warga. Begitu keluar dari selokan, warga yang mencapai belasan itu lantas berupaya menangkap ular dengan cara manual.

“Ular sanca ini diketahui warga sejak dua hari lalu, di dalam se...

Rabu, 17 Februari 2016

8 PSK Terjaring Razia

Di-Booking sebelum Digiring ke Pengadilan

BANGIL - Kawasan eks lokalisasi di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, ternyata belum bersih  dari para pekerja seks komersial (PSK). Buktinya, Rabu (17/2) dini hari, Satuan Sabhara Polres Pasuruan berhasil mengamankan  delapan PSK.

Mereka berhasil diciduk dari sejumlah titik di Kecamatan Prigen. Mulai Gang Sono, Watu Adem, dan sejumlah titik lain di Kecamatan Prigen. Kasat Sabhara Polres Pasuruan AKP Firman mengatakan,  operasi pekat itu dilakukan sebagai bentuk penindakan atas Perda Nomor 10/2001 tentang Pemberantasan Prostitusi di Kabupaten  Pasuruan.

“Kami mengerahkan sejumlah anggota Sabhara untuk melakukan operasi. Kami menyisir sejumlah titik di wilayah Prigen,” ujar Firman, saat ditemui di kantornya kemarin. Menurutnya, operasi itu digelar sekitar pukul 01.00 WIB. Sejumlah petugas  diturunkan untu...

Setiyono-Teno Dilantik Jadi Wali Kota-Wawali Pasuruan

SURABAYA-Kota Pasuruan kemarin resmi mempunyai pemimpin baru. Itu, setelah kemarin (17/2) Wali Kota terpilih Setiyono dan wakilnya, Raharto  Teno dilantik secara serentak oleh Gubernur Jatim Soekarwo bersama 16 kepala daerah lainnya di Grahadi, Surabaya.

Pelantikan 17 kepala daerah serentak kemarin mendapatkan pengawalan ketat dari petugas pengamanan. Tak semua orang bisa masuk ke area Grahadi. Setiyono dan Raharto Teno sendiri kemarin datang dengan mengendarai mobil dinasnya  masing-masing.

Yakni, Toyota  Camry bernopol N 1717 BS dan  N 1718 BS.  Agenda pelantikan Setiyono-Teno yang ikut gelombang dua  pelantikan serentak kemarin,  maju dari yang telah dijadwalkan. Dari yang sebelumnya dijadwalkan  pukul 14.00, pelantikan  gelombang kedua sudah dimulai  pukul 10.30.

Pelantikan itu selesai tepat pukul 13.00. Pelantikan itu disaksikan sejumlah  peja...

Puluhan Hektare Sawah Terendam

Terancam Rusak, jika Sepekan Tak Surut

GEMPOL-Banjir yang melanda Kecamatan Gempol, Senin (15/2), tak hanya menggenangi rumah warga dan fasilitas  umum lainnya di tiga desa. Sebanyak 47,2 hektare sawah di empat desa di Kecamatan Gempol, juga terendam.  Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan  Kabupaten Pasuruan Ihwan menuturkan, banjir yang terjadi di Kecamatan Gempol berimbas pula pada  sektor pertanian.

“Laporan yang masuk ke kami di lapangan ada 47,2 hektare  sawah terendam,” katanya.  Antara lain di Desa Legok ada 16 hektare, di Kejapanan 5 hektare, di Watukosek 26  hektare, dan di Carat 0,2 hektare. Jadi, total ada 47,2 hektare sawah yang terendam.

Berdasarkan pantauan di lapangan, menurutnya, kini sawah yang terendam berangsur surut. Di Desa Watukosek misalnya, merupakan lahan pertanian yang paling parah terendam. Namun, saat ini juga berangsur...

Puput Tantriana Sari Belum Putuskan Maju Kembali

DRINGU-Adanya manuver sejumlah partai politik jelang pemilihan bupati (pilbup) Probolinggo 2018 mendatang,  masih ditanggapi  dingin oleh Bupati Probolinggo Puput  Tantriana Sari. Sampai kemarin, Tantri belum memastikan  apakah  akan kembali maju dalam pilbup 2018 mendatang.

Meskipun, DPD Partai NasDem setempat telah terang-terangan menyatakan kesiapannya menjadi kendaraan politik bagi pejabat  33 tahun tersebut.  Hal itu disampaikan Bupati Tantri pada Jawa Pos Radar Bromo Selasa (16/2) lalu.

“Saya  masih belum berpikir ke arah sana (pilkada). Bahkan, saya belum memutuskan akan maju kembali atau tidak,” terangnya. Tantri beralasan masih ingin fokus untuk menyelesaikan sisa dua tahun kepemimpinannya.

Permintaan sejumlah kalangan yang menghendakinya maju kembali untuk bertarung memperebutkan kursi orang nomor satu di kabupaten, juga belum dijawabnya ...

MUI: Waspadai LGBT

KRAKSAAN - Munculnya kelompok atau perorangan Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) di sejumlah daerah, menjadi perhatian  serius Majelis Ulama Indonesia (MUI). MUI meminta masyarakat harus waspada dan membentengi  keluarganya dari kelompok ini.

Tak hanya MUI Kabupaten Probolinggo, MU Provinsi Jawa Timur, juga mengharamkan perilaku menyimpang ini. MUI Provinsi Jawa Timur juga meminta MUI daerah segera melakukan sikap  sebagai antisipasi dan pencegahan masuknya  LGBT.

Ketua MUI Jawa Timur K.H. Abdusshomad Buchori mengatakan, LGBT termasuk perbuatan  yang menyimpang dan diharamkan agama. Karenanya, pihaknya mengimbau MUI daerah  untuk mengantisipasi dan mencegah masuknya  kelompok LGBT.

“LGBT kami nyatakan haram.  Karena perilaku menyimpang,” ujarnya, saat  ditemui usai pelantikan ketua MUI Kabupaten  Probolinggo, kemarin.  Menurutnya, dala...

Tambah Tiga Destinasi Wisata Anyar

DRINGU - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Probolinggo, berencana menambah 3 destinasi wisata  baru. Tiga destinasi anyar itu diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan  ke Kabupaten Probolinggo.

Tiga destinasi wisata anyar itu berada di sepanjang Jalan Pantai Utara (Pantura). Meliputi, Pantai Randutata, Kecamatan Paiton;  Pantai Tambaksari, Kecamatan Pajarakan; dan Pantai Bahak, Kecamatan Tongas. Rencananya,  tiga tempat wisata baru itu akan di kelola Disbudpar. Sehingga, juga mampu  me nyumbang pendapatan ke kas daerah.

Kepala Disbudpar Kabupaten Probolinggo  Anung Widiarto mengatakan, ada beberapa alasan tentang pemilihan 3 tempat itu sebagai objek wisata baru. Di antaranya, berdasarkan pihak desa setempat, saat hari libur kunjungan   wisatawan ke tempat wisata itu sangat tinggi.  Serta, selama ini di 3 kecamatan itu belum ada destinasi wisata.

Baca selengkapnya

Selasa, 16 Februari 2016

Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Februari-Maret Puncak Hujan

KRAKSAAN - Intensitas hujan di  Jawa Timur, termasuk di Kabupaten Probolinggo, diprediksi akan makin meningkat selama Februari-Maret. Bahkan, diperkirakan puncak musim hujan akan terjadi akhir Maret. Karenanya, Bupati Probolinggo  Puput Tantriana Sari menetapkan wilayahnya sebagai daerah berstatus tanggap darurat bencana.

Penetapan itu, dilakukan dengan gelar pasukan tanggap darurat bencana di Mapolres Probolinggo, kemarin (16/2). Kesiapan personel  dan peralatan tanggap darurat bencana pun dicek dan disiapkan.  Sebanyak 15 petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ditunjuk sebagai Tim Reaksi Cepat  (TRC) BPBD.

Mereka siap diterjunkan untuk penanganan bencana selama 24 jam. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Dwijoko Nurjayadi  mengatakan, penetapan status tanggap darurat bencana itu berdasarkan surat da...

Hujan Lebat Seharian, Gempol Banjir

Tiga Desa Terdampak, Lima Dusun Masih Terendam

GEMPOL-Tak hanya Kecamatan Beji dan Bangil di Kabupaten Pasuruan yang langganan banjir. Sejak Senin petang (15/2), Kecamatan  Gempol juga kebanjiran. Sebelas dusun yang ada di tiga desa di Kecamatan Gempol, terdampak banjir.

Tiga desa tersebut, yaitu Kejapanan, Carat, dan Gempol. Total, rumah 1.549 kepala keluarga (KK) pun terendam. Yang terparah terjadi di Desa Gempol. Hingga berita  ini ditulis, lima dusun di Gempol masih terendam. Berdasarkan data di lapangan, banjir terjadi setelah hujan lebat seharian di Gempol dan sekitarnya.  Camat Gempol M. Ridwan  menyebut, banjir terjadi menjelang  petang.

“Tanda-tandanya sudah terlihat sejak sore. Bersamaan dengan  turunnya hujan di Gempol, juga kecamatan lain di wilayah barat. Seperti  Pandaan dan Prigen,” jelasnya.  Hujan baru reda Senin malam.  Namun, saa...

Maling Sapi Ditangkap Sepulang dari Bali

KRAKSAAN - Dua tahun berhasil kabur dari kejaran polisi, kini Mohet, 25, tersangka kasus pencurian hewan (curwa), berhasil dibekuk jajaran Polres Probolinggo. Buronan asal Desa Tegalsono, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, itu dibekuk beberapa hari setelah pulang dari Bali.

Mohet ditetapkan sebagai buronan karena mencuri sapi milik Sulaiman, 42, warga Desa Bladu Kulon, Kecamatan Tegalsiwalan, 3 Februari 2014. Tak lama setelah kejadian, rekannya, Talap, 30, berhasil ditangkap. Kepada polisi, Talap  mengaku beraksi bersama Mohet.

Kepada Jawa Pos Radar Bromo, Mohet mengaku setelah mengetahui Talap ditangkap polisi, dirinya memutuskan kabur ke Bali. Di sana, ia bekerja sebagai kuli bangunan. Setelah dua tahun menghilang, Mohet pulang. Rupanya, keberadaannya diendus polisi.

“Ditangkap di jalan Desa Liprak Kidul, Banyuanyar. Selama ini ke Bal...

Bekuk Anggota Geng Anjal Pemalak

BUGUL KIDUL-Tiga anak jalanan (anjal) ini harus berurusan dengan hukum. Itu, lantaran ketiganya memeras pengguna jalan yang melintas di Jalan Balaikota Pasuruan. Aksi mereka pun meresahkan karena saat memeras, mereka juga mengenakan senjata tajam.

Tiga anjal ini juga diduga memiliki geng. Penyebabnya, dari pengakuan orang yang menjadi korban melihat, ada 9 orang yang beraksi. Namun, dari 9 pelaku itu, baru tiga orang yang berhasil dibekuk. Ketiganya adalah Ahmad Syafi’i, 21, warga Dusun Pohgedang RT1/RW1,  Desa Pohgedang, Kecamatan Pasrepan,  Kabupaten Pasuruan.

Dan, rekannya, HF, 13, warga Jalan Erlangga, Kelurahan Wironini, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, serta MRA, 15, warga Tamba’an, Kecamatan Panggungrejo, Aksi pemerasan itu bermula dari sekitar 9 siswa asal Malang yang baru saja dari magang dan hendak pulang ke indekosnya, Senin (15/2) silam.

Baca selengkapnya

Tanggul Kali Kambeng Ambrol

Di Tiga Titik, Panjangnya 160 Meter

TIDAK hanya menyebabkan banjir di tiga desa di Gempol. Hujan seharian yang terjadi mulai Senin pagi hingga petang (15/02), juga menyebabkan tanggul Kali Kambeng di Desa Carat, Kecamatan Gempol, ambrol.  Ambrolnya tanggul ini, diketahui pada Senin  malam (15/2).

Bersamaan dengan tingginya volume air yang mengalir di Kali Kambeng, akibat hujan lebat seharian di Gempol. Air di Kali Kambeng ju ga diperkirakan merupakan air kiriman dari  barat. Seperti dari Pandaan dan Prigen.

“Tanggul jebol akibat tingginya volume air di Kali Kambeng. Air kemudian menggerus fondasi, sehingga tak kuat menahan beban dan akhirnya ambrol,” jelas Chafidon, kasi Banjir di Dinas PU Pengairan Kabupaten Pasuruan.

Setelah hujan reda, kemarin (16/2) Dinas PU Pengairan pun survei ke lokasi tanggul yang ambrol....

Senin, 15 Februari 2016

Petani Tewas Dibondet-Dibacok

LUMBANG - Aksi pembunuhan sadis kembali terjadi di Kabupaten Pasuruan. Minggu (14/2) dini hari, seorang petani dibunuh dengan cara dibondet dan di bacok. Korban pun akhirnya meregang nyawa setelah sempat mendapat perawatan  di RSUD Tongas, Kabupaten  Probolinggo.

Korban nahas itu diketahui bernama Suwanto, 45, warga Desa Welulang, Kecamatan  Lumbang, Kabupaten Pasuruan. Korban sehari-harinya diketahui bekerja sebagai petani di desa setempat  yang memiliki istri dan dua anak. Informasi yang dihimpun Jawa Pos  Radar Bromo menyebutkan, Minggu  dini hari lalu, Suwanto tengah begadang.

Dia menonton siaran langsung sepak bola di televisi. Saat itu dia menonton TV seorang diri di ruang tengah rumahnya. Sementara, istrinya yakni Siani, 35 dan dua anaknya, berada di dalam kamar. Sekitar pukul 00.15, Suwanto dikejutkan suara ledakan yang berasal dari lemparan bondet di depan rumahnya. Baca selengkapnya

Jebol Atap, Maling Obok-obok Konter di Kraksaan

KRAKSAAN - Aksi pencurian kembali terjadi di Kabupaten Probolinggo. Usai akhir pekan lalu terjadi di Kecamatan Besuk, kemarin (15/2) giliran kantor Wefast Reload, distributor kartu perdana dan pulsa di Desa Bulu, Kecamatan  Kraksaan, yang dibobol.

Sejumlah kartu perdana dan uang tunai berhasil digasak kawasanan pelaku. Seperti  puluhan kartu perdana paketan internet yang  sudah diaktifkan, puluhan voucher pulsa senilai jutaan dan uang tunai sekitar Rp 65.000. Sementara, sejumlah barang elektronik seperti komputer dan mesin print yang berukuran lumayan besar tak dibawa.

Pelaku yang diduga lebih dari satu itu masuk melalui atap lantai dua ruko konter. Amelia, 20, karyawan kantor Wefast Reload mengatakan, ia membuka kantor sekitar pukul 08.00. Awalnya, Amelia tak menaruh curiga. Sebab, saat ia masuk, pintu kantornya masih dalam kondisi terkunci dan tak ada kerusakan sama sekali.

Baca selengkapnya

Hubungan Pimpinan DPRD Kembali Memanas

Terkait Lelang Jabatan di Empat SKPD

PROBOLINGGO - Perseteruan antara Ketua DPRD Kota Probolinggo Agus Rudiyanto Ghaffur dengan dua wakilnya, Muchlas Kurniawan dan Zulfikar Imawan, terulang. Pemicunya, perbedaan pendapat terkait lelang  jabatan untuk mengisi pejabat eselon II di  empat satuan kerja (satker).

Yaitu, Diskoperindag, Dinas Sosial, Dispobpar, dan  Sekretaris DPRD.  Suhu panas itu terlihat jelas ketika Muchlas  dan Zulfikar Imawan, sama-sama keluar  dari ruangan Rudi Ghaffur dengan gelagat  emosi sekitar pukul 11.47. Bahkan,  Muchlas  ter dengar mengeluarkan umpatan.

Dari ruangan Rudi Ghaffur, Muchlas dan Iwan masuk ke ruangan masing-masing. Bahkan, Muchlas tampak menendang pintu ruangannya sebelum masuk. Sesaat kemudian, keduanya keluar dan meninggalkan kantor dewan tanpa sepatah kata  pun kepada war...

Main Senapan Angin, Tertembak Sungguhan

Korban Terkena di Pipi Kanan

REMBANG - Niatan Rohmah, 18, bercanda dengan menodongkan senapan angin berujung petaka. Sebab, senapan angin yang dipegangnya tak sengaja meletup hingga membuat tulang pipi bagian kanan Samuji, 51, tertembus gotri.

Korban memang tidak sampai meregang nyawa. Namun, ia harus mendapatkan perawatan intensif di RSSA Malang. Itu, lantaran pihak RSUD Bangil tak sanggup mengangkat proyektil yang menancap di tulang bawah kelopak mata korban.

Tragedi yang terjadi di Dusun Pejaten, Desa Pajaran, Kecamatan Rembang, tersebut  berlangsung Minggu malam (14/2). Kisahnya, bermula ketika Samuji hendak berangkat tahlilan ke rumah tetangga di desa setempat. Kebetulan, rumah tetangganya tersebut, melintasi rumah ke ponakannya yang tak lain adalah Rohmah.

Saat itu, korban sempat mampir  untuk bermain dan b...

Ancam Bongkar Paksa PKL Bande

Deadline Relokasi Kamis Siang

KRAKSAAN- Sejumlah 25 tenda anyar untuk para Pedagang Kaki Lima (PKL) Semarak di sisi timur Alun-alun Kraksaan, sudah dipasang,  kemarin (15/2). Mereka diminta pindah paling telat Kamis (18/2) siang. Bila bandel, mereka akan ditertibkan secara paksa oleh petugas Satpol PP Kabupaten Probolinggo.

Kemarin, 25 tenda baru itu sudah didirikan di sisi timur Alun-alun Kraksaan.  Petugas Badan Lingkungan Hidup (BLH) juga ikut turun membersihkan ranting dan kayu di sekitar tempat relokasi. Tujuannya, tempat  relokasi itu dapat menampung tenda PKL yang  berukuran 3 x 2,5 meter.

Camat Kraksaan Soegeng Wikyanto mengatakan, sudah disepakati bersama PKL yang akan direlokasi berjumlah 25 orang. Di tempat yang  baru, pihaknya juga memberikan fasilitas berupa tenda. “Tidak ada fasilitas saluran air bersih. Karena memang pedagang tidak b...

Terpengaruh Budaya, Pernikahan Dini Masih Tinggi

DRINGU - Pernikahan usia dini masih menjadi persoalan di Kabupaten Probolinggo. Sebab, sejauh ini jumlah pernikahan dini masih cukup tinggi. Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPP-KB) Kabupaten Probolinggo Endang Astuti mengatakan, praktik ini banyak terjadi di kecamatan-kecamatan yang berada di dataran tinggi.  Seperti Kecamatan Tiris, Krucil, dan Kuripan.

“Banyak faktor penyebab pernikahan dini  di wilayah pedesaan. Salah satunya, faktor budaya setempat juga mendorong pernikahan  dini,” ujarnya. Berdasarkan data BPP-KB, angka pernikahan dini sempat naik pada 2012 dan 2013.

Dari data yang diperoleh dari hasil Survei Sosial Ekonomi  Nasional (Susesnas) itu, pada 2012, mencatat persentase pernikahan di bawah usia 20 tahun  mencapai 41 persen. Sedangkan, pada 2013, mencapai 46 persen.

“Naiknya angka pernikahan dini ini ternya...

Minggu, 14 Februari 2016

Bukit Selfie mulai Bawa Berkah

GENDING - Bukit Selfi di Desa Curahsawo, Kecamatan Geding, Kabupaten Probolinggo, mulai membawa berkah. Di sana, mulai muncul pedagang makanan dan minuman (mamin) serta jasa parkir. Mereka mengais rezeki dari para pengunjung bukit milik TNI AL  ini.

Maklum, kini yang datang tak hanya warga Kabupaten Probolinggo. Ada yang rela jauh-jauh sampai ke tempat ini. Di antaranya,  Fitrah, 19 dan Nur Vita, 19.  Pasangan ini sengaja datang  jauh-jauh dari Malang karena  tertarik dengan tempat ini setelah melihat foto selfi temannya yang  berasal dari Probolinggo.

“Tempatnya bagus dan dapat melihat Pantai Bentar dari ketinggian. Bagus buat selfi, sekalian ngerayain Valentine,” ujar Fitrah, kemarin (14/2). Lain bagi Nanik, 33, warga setempat. Ia mengais rezeki dari pengunjung bukit ini dengan membuka warung mamin.

“Alhamdulillah, lumayan buat menambah masukan u...

Curi Mobil, Warga Kejayan Diringkus

WONOREJO-Ini peringatan bagi Anda yang suka memarkirkan mobil, namun dengan kondisi kunci masih terpasang. Jangan sampai peristiwa seperti yang di alami Imron, warga Desa/Kecamatan  Wonorejo. Jumat (12/2) malam  silam mobil Isuzu Panther miliknya  nyaris dibawa kabur pencuri.

Beruntung Imron yang menjadi  korban, langsung cepat melapor. Berkat kecepatan melapor itulah, polisi berhasil menangkap dua pelakunya. Keduanya adalah Samsul  Arifin, 25, dan Sfl, 16. Mereka berdua  sama-sama berasal dari Desa Klinter, Kecamatan Kejayan dan rumah keduanya hanya beda dusun.

Informasi yang dihimpun koran ini, peristiwa pencurian itu terjadi  sekitar pukul 18.30. Saat itu Imron baru saja datang dari bepergian dengam mobilnya. Begitu tiba di rumahnya, Imron langsung memarkirkan mobilnya di garasi.

Sayangnya, saat markir, Imron  lupa mencabut kunci kontak mobil mi...

Ngaku Polisi, Duda Diamankan

Temukan Korek Pistol dan Peluru

NGULING - Nurhasan, 42, Sabtu (13/2) malam lalu nyaris diamuk massa di Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten  Pasuruan. Itu, lantaran ia sering membawa Bunga (nama samaran), wanita asal desa setempat ke rumah kontrakannya.

Belasan warga malam itu bahkan sudah sempat menggerebek rumahnya di Sumberanyar. Namun, aksi penggerebekan itu tak berbuah hasil lantaran Nurhasan dan Bunga, tak ada di dalam rumah. Aksi penggerebekan itu sejatinya juga sudah lama disusun warga.

Sebagian warga sering dibuat kesal karena Nurhasan kerap membawa Bunga, ke dalam rumahnya. Hanya saja, warga belum berani karena Nurhasan kerap mengaku sebagai anggota Intel dari Polda Jatim. Warga awalnya percaya kalau Nurhasan adalah anggota polisi. Sebab, seringkali warga melihat Nurhasan membersihkan pistol miliknya di depan rumahnya.

Baca selengkapnya

Propam Polda Jatim Turun Tangan

Hari Ini Periksa Kapolsek, Kanitreskrim, dan Penyidik

PANDAAN-Unit Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Pasuruan terus mengusut tewasnya Muslim, 30, tahanan yang gantung diri di sel Polsek Pandaan. Setelah memeriksa enam petugas jaga, hari ini tiga personel lain akan diperiksa.

Mereka adalah Kapolsek Pandaan Kompol Agus Eko Winarno, Kanitreskrim Iptu Bambang Tri S, dan Penyidik Reksrim Bripka Heru. Dia adalah penyidik yang piket saat kejadian tahanan gantung diri. Mereka semua akan di periksa secara terpisah di Mapolres Pasuruan.

Kasi Propam Polres Pasuruan Iptu  Joko Sutrisno menjelaskan, pemeriksaan pada enam personel piket jaga di SPKT Polsek Pandaan sudah tuntas dilakukan. “Mereka  di periksa selama dua hari. Sekarang ganti tiga personel lainnya. Kami agendakan pemeriksaannya Senin  (15/2) ini,” tuturnya kepada Jawa Pos Radar Bromo, kemarin (...

Cabuli Gadis, Duda Ditahan

GRATI-Kalau saja tak diamankan polisi, M Syafi’ih, 30, warga Desa Sumberdawesari mungkin sudah meregang nyawa karena babak belur. Lelaki berstatus duda itu pagi kemarin menjadi bulan-bulanan massa lantaran  mencabuli Melati (nama samaran)  yang terhitung masih tetangganya sendiri.

Syafi’ih nekat melakukan itu lantaran korban memiliki keterbelakangan dalam berpikir. Dari informasi yang dihimpun koran ini, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00. Pagi  itu, Melati bermain bersama ibunya ke sebuah desa di Kecamatan Grati.

Di desa inilah, M Syafi’ih yang asli Sumberdawesari, juga memiliki rumah. Saat itu, M Syafi’ih yang sepertinya sudah tahu jika Melati memiliki keterbelakangan, memanggil gadis berusia 19 tahun itu. Syai’ih memanfaatkan kelengahan orang tua Melati. Gadis ini pun menuruti kemauan Syafi’ih.

Di dalam rumah Syafi’ih inilah, Melati dicab...

Sabtu, 13 Februari 2016

Tabrak Mobil, Tewas Ditabrak Truk

PANDAAN - Kurang menguasai motor yang dikendarainya membuat Ivan Datri Ramadhani, 17, warga kampung Malang Kulon I/57, Surabaya, kecelakaan. Dia  menabrak sebuah mobil Avanza yang berhenti di depannya. Korban pun tewas  seketika di lokasi kejadian.

Kecelakaan tersebut terjadi Sabtu  (13/02), pukul 11.30, di Jalan Raya Surabaya–Malang. Masuk di Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, kabupaten Pasuruan.  Saat itu, korban yang seorang pelajar mengendarai motor Yamaha Force 1 dengan nopol L 6533 FD. Korban melaju dari Utara ke Selatan dengan kecepatan tinggi.

Sampai di lokasi kejadian, sebuah mobil avanza di depannya, berhenti di jalur kiri. Korban yang tepat di belakangnya, diduga kaget. Korban pun tidak bisa menguasai kendaraannya. Dia juga diduga kurang bisa menjaga jarak.

Akibatnya, korban menabrak bodi belakang Avanza. Korban lantas jatuh ke kanan ya...

Angkut Serbuk Arang, Truk Terbakar

GEMPOL - Sebuah truk engkel yang mengangkut serbuk arang, terbakar, kemarin (13/02). Truk warna kuning itu terbakar saat melaju di bundaran Apollo, Kecamatan Gempol, Kabupaten  Pasuruan. Beruntung, api bisa segera dipadamkan. Sehingga,  hanya separuh muatan yang terbakar.  Sedangkan sisanya selamat.

Dari data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, truk Nopol N 8861 YE itu dalam perjalanan dari Lumajang ke Bojonegoro. Saat sedang putar balik di bundaran Apollo, sekitar pukul 14.40, api tiba-tiba berkorban dari muatan itu.

Seorang pengendara yang mengetahui kejadian itu langsung memberitahu sopir truk. Sopir pun langsung menepi di  lajur kanan. Kanitlantas Polsek Gempol Iptu Agus Purwanto yang datang  ke lokasi kejadian, langsung  menghubungi pemadaman kebakaran.

Namun, untuk mencegah api makin membesar, sebuah truk tangki air yang melintas  langsung di...

Sholeh Semendi, Penyebar Syiar Islam Pertama di Pasuruan

ANTARA Sayyid Arif Segoropuro, Mbah Ratu Ayu Khodijah di Bangil, dan Sholeh Semendi, masih memiliki keterkaitan. Ya, Mbah Sholeh Semendi inilah yang menjadi guru dari Sayyid Arif Segoropuro dan Sayyid Sulaiman, tonggak pendiri Ponpes Sidogiri.

Nama Mbah Sholeh Semendi sudah cukup familiar di telinga warga Pasuruan. Ia adalah kakek dari Mbah Slagah (Hasan Sanusi) yang makamnya berada di Kota Pasuruan. Ia juga adik dari Ratu Ayu Khodijah Bangil, yang makamnya juga dikenal di wilayah Bangil.

Sholeh Semendi memang putra dari Sultan Maulana Hasanudin, pejuang gigih dari Banten.  Meski lahir di Banten, namun Sholeh Semendi memiliki jasa cukup besar dalam penyebaran Islam di Pasuruan. Dari sejumlah cerita yang  berkembang, Mbah Sholeh singgah di Pasuruan pada abad ke-16.

Sepenggal cerita tentang sosok Mbah Soleh itu bisa digali dari Sulton, generasi ke 11...

Jumat, 12 Februari 2016

Tolak Valentines Day, Teaterikal di Jalan

MAYANGAN - Larangan Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Probolinggo kepada pelajar untuk merayakan Valentines Day, direspons  positif sejumlah pelajar SD. Kemarin (12/2),  siswa SDN Sukabumi 2, Kecamatan Mayangan,  menggelar aksi teaterikal di depan sekolahnya,  Jl dr Moh Saleh.

Tak hanya aksi teaterikal, para pelajar juga berbagi kasih dengan sesama. Sembako yang  dibawa dari rumah masing-masing, diberikan  kepada tukang becak di sekitar sekolah. Termasuk para pedagang asongan.

“Perayaan Valentines Day tidak termasuk budaya bangsa dan tidak sesuai syariat,” kata Osin Novitasari, siswa kelas VI, usai aksi. Menurutnya, kasih sayang  bisa ditunjukkan setiap hari kepada sesama. Esa Zigota Nelda, siswa kelas VI lainnya menambahkan, perayaan  Valentines Day merupakan budaya bangsa lain.

“Tidak sepatutnya pelajar seperti kami, ikut-ikutan budaya luar,” kat...

Tahanan Polsek Kendat

Belum Sehari Ditahan, DPO Kasus Curanmor

PANDAAN - Muslim, 30, warga Dusun Suco, Desa Curahrejo,  Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, siang kemarin (12/2)  di temukan tewas di sel tahanan Mapolsek Pandaan. Diduga kuat, ia tewas bunuh diri. Jenazah tahanan kasus pencurian kendaraan bermotor itu, ditemukan dalam kondisi tergantung sekitar pukul 11.30 siang atau sesaat sebelum salat Jumat.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, Muslim belum genap sehari ditahan   di sel Polsek Pandaan. Ia di tangkap pada Kamis (11/2) sekitar  pukul 19.00 malam di Kelurahan Jogosari, Kecamatan Pandaan.

Nah, pagi kemarin sekitar pukul 08.00, salah satu petugas piket masih mendapatinya bersantai di sel tahanan sendirian. Ia diperkirakan gantung diri antara pukul 08.00 sampai 11.30. Saat ditemukan, kondisi lidah  Muslim terjulur, dari duburnya  kelu...

Hujan Deras, Akses Menuju Bromo Tertimbun Longsor

Evakuasi Material Terkendala Cuaca

SUKAPURA - Kenyamanan para wisatawan yang hendak berkunjung ke kawasan wisata Gunung Bromo dari Probolinggo, terganggu tiga hari terakhir. Itu, setelah material longsor menutupi jalan ke Bromo sekitar 3 meter di Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura,  Kabupaten Probolinggo.

Imbas longsor itu, kendaraan roda empat saat melintas di lokasi  pun harus bergantian. Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, longsor terjadi  pada Rabu (10/2) sekitar pukul 16.30. Lokasinya di utara Jurang  Jontro, sebelum persimpangan  ke arah Ngadirejo.

Saat itu, Kepala Desa Wonotoro Mistamin yang kebetulan hendak kembali ke rumahnya di Wonotoro melihat ada gundukan tanah  beserta batu setebal 1 meter menutupi  badan jalan.   Mengetahui hal tersebut, Mistamin  langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak  Kecamatan Sukapura. ...

Pemprov Surati Pemkot soal Tempat Karaoke

PROBOLINGGO - Tempat hiburan karaoke di Kota Probolinggo mendapat perhatian Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar)  Provinsi Jawa Timur. Lewat surat yang dikirim sepekan lalu, pemkot diminta melakukan pembinaan  dan pengawasan tempat   hiburan karaoke.

Kemarin (12/2), surat tersebut di bahas bersama satker terkait di ruang transit, kantor sekretariat  pemkot. Meliputi Dispobpar, Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan (BPMPP), Satpol PP, Bagian Humas dan Protokol, Bagian Hukum, Diskoperindag, dan Camat  Kanigaran. Sekda Johny Haryanto juga hadir dalam rapat yang dipimpin langsung Wali Kota Rukmini tersebut.

“Di sini sudah ada perda yang mengatur. Nanti akan kami bentuk tim dan menyusun jadwal pengawasan,” kata Kepala Dispobpar Misbahul Munir, sebelum rapat. Menurutnya, tim beranggotakan satker terkait. “Jadwal akan di susun untuk meningkatkan pembinaan  dan pengawasan,” la...

Rampok Antarkota Didor

BANGIL-Petualangan Hartono, 37, warga Dusun Kedungsari, Desa Tempuran, Kecamatan Pasrepan, terhenti. Perampok lintas kota ini dibekuk, setelah timah panas polisi menembus kaki kirinya. Pelaku spesialis pencurian dengan kekerasan ini, dibekuk Jumat (5/2).

Ia dibekuk di rumahnya, sekitar pukul 22.00. Saat hendak dibekuk, ia berusaha melawan. Hingga timah panas polisi pun, berhasil melumpuhkan perlawanannya.  Kasubaghumas Polres Pasuruan AKP Yusuf Anggi menyampaikan, penangkapan pelaku berawal dari aksi kejahatan yang dilakukannya, pada Kamis, 21 November 2013 silam.

Ketika itu, ia menyatroni rumah Yasin, 40, warga Dusun  Lasgung, Desa Janjangwulung, Kecamatan Puspo, Kabupaten Pasuruan. Ia tidak beraksi sendirian. Aksi yang di lakukan sekitar pukul 03.00 itu, di lakukan bersama lima rekannya.

“Tersangka melakukan aksi perampokan dengan cara masuk ke r...