PASURUAN-Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsoskertrans) Kota Pasuruan mengalami kesulitan untuk memantau kondisi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal kota. Ini lantaran kesadaran para TKI untuk melaporkan kondisi terbarunya, sangat jarang dilakukan.
Bahkan saat TKI pulang ke tanah air, mereka jarang yang melapor. Tak hanya kondisi, pemantauan jumlah TKI asal Kota Pasuruan yang bekerja di luar negeri mengalami kendala. Sebab, ada TKI yang berangkat dengan resmi ataupun tak resmi.
Kepala Dinsosnakertrans Kota Pasuruan Giri Prayogo mengatakan, dari catatan pihaknya jumlah TKI yang bekerja di luar negeri tidak sebanyak dari daerah lain. Untuk keberangkatan TKI, penyedia jasa TKI memang harus mengirimkan surat permohonan rekomendasi kepada pihak Dinsosnakertrans untuk mengurus izin keberangkatan.
“Masalahnya ketika mereka pulang, tidak ada yang m...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar