SUKAPURA - Sejumlah pelaku usaha jasa penginapan di kawasan wisata Gunung Bromo, mengeluhkan listrik yang sering padam. Byar pet itu, disebut-sebut sering terjadi sejak 10 hari terakhir, mulai 27 Januari. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Timur Digdoyo Djamaluddin mengatakan, selama 8 hari sejak 27 Januari, listrik padam selama 24 jam.
Listrik baru hidup kembali pada 4 Februari. Namun, tak pernah menyala sampai 24 jam. “Paling lama hanya 8 jam, sisanya listrik padam,” ujar pria yang akrab disapa Yoyok itu. Akibat padamnya lisrtik itu, kata Yoyok, banyak wisatawan yang menginap di sejumlah hotel dan penginapan mengeluh dan kecewa.
Wisatawan menganggap pelayanan pemilik jasa penginapan kurang profesional. Keluhan para wisatawan pun beragam. Mulai jaringan telepon dan wifi yang tak bisa digunakan. Serta, kesulitan mendapatkan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar